CPNS Kalbar

Perkembangan Terkini Tes CPNS dan PPPK Non Guru BKPSDM Kayong Utara

"Untuk jadwalnya, estimasi dari Tilok BKN itu mulai tanggal 2 September (SKD CPNS dan Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru) tapi jadwalnya kita belum dapa

Penulis: Jovi Lasta | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/JOVI LASTA
Kepala Subbidang Pengadaan, Pengangkatan dan Pemberhentian, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kayong Utara, Fatarul Tanre. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kayong Utara, menyampaikan perkembangan seleksi tes CPNS dan PPPK Non Guru Tahun 2021.

Kepala Bidang Pengadaan, Pengangkatan, Pemberhentian, Mutasi dan Promosi, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kayong Utara, Gusti Iman Adi Surya, melalui Kepala Subbidang Pengadaan, Pengangkatan dan Pemberhentian, Fatarul Tanre, menyampaikan, untuk penentuan jadwal tes CPNS dan PPPK Non Guru masih menunggu informasi.

"Untuk jadwalnya, estimasi dari Tilok BKN itu mulai tanggal 2 September (SKD CPNS dan Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru) tapi jadwalnya kita belum dapat, untuk daerah belum," terang Tanre, Selasa 31 Agustus 2021.

"Tanggal dua (2) itu mulainya, seluruh indonesia. Jadwal tiap daerah beda-beda, mulai Dua (2) September sampai Oktober," tambahnya.

Lebih lanjut, Tanre mengungkapkan persiapan tentunya telah dilakukan serta jumlah seleksi CPNS dan PPPK Non Guru yang mengikuti seleksi di Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat.

Satpol PP Kayong Utara Lakukan Pengawasan PPKM, Kedepankan Humanis dan Edukatif

"Jumlah CPNS yang tes di Balai Praja 231 orang, perkiraan dua (2) hari tes. PPPK (Non Guru) 60 orang, satu hari selesai. Jadwalnya nanti setelah SKD CPNS," ucap Tanre.

Kemudian, guna terapkan protokol kesehatan ketat, dirinya menerangkan setiap peserta wajib membawa surat Swab test Antigen atau Swab test PCR dalam pelaksanaan nanti.

"Peserta wajib membawa Swab test Antigen atau Swab test PCR, kalau Antigen itu berlakunya 1x24 jam dan kalau PCR 2x24 Jam (dengan hasil negatif atau non reaktif). Selain bawa surat test Antigen dan PCR. Peserta wajib bawa surat kesehatan, KTP sama Kartu Peserta," terangnya.

Lebih lanjut, semua peserta wajib mengisi formulir Deklarasi Sehat di portal sscasn.bkn.go.id, dan dibawa pada saat hari pelaksanaan tes nanti.

"Iya, peserta wajib mengisi dan dibawa saat tes. Teknisnya, peserta masuk ke akun sscasn masing-masing pada saat mau cetak kartu nanti akan muncul formulir, tinggal disesuaikan pengisiannya," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Kayong Utara)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved