Mulai Laksanakan PTM Terbatas di Kelas, SMPN 10 Pontianak Berlakukan Sistem Urutan Absen
SMPN 10 Pontianak telah menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sejak Senin, 23 Agustus 2021. Pihak sekolah menerapkan sistem nomor urut sehingga PTM
Penulis: Peggy Dania | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - SMPN 10 Pontianak telah menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sejak Senin, 23 Agustus 2021. Pihak sekolah menerapkan sistem nomor urut sehingga PTM berlangsung sesuai protokol kesehatan (prokes).
“Ada enam kelas IX, satu kelas berisi 32 siswa kita bagi dua. Satu kelas berisi 16 siswa di pembelajaran di Hari Senin dan Kamis. Absen 17-32 di Hari Selasa dan Kamis. Untuk kelas IX kita utamakan PTM terlebih dahulu Hari Jumat,” ungkap Kepala SMPN 10, Philipus Mimin saat ditemui, pada Selasa, 24 Agustus 2021.
Ia menjelaskan, pemberlakuan hal itu sesuai dengan surat edaran Gubernur Kalbar terkait belajar tatap muka.
“Sangat terbatas dalam 1 kelas kita pangkas 50 persen,” ujar Philipus.
• Ratusan Siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak Ikut Vaksinasi COVID-19 Massal Dosis Pertama
Maka dari itu, dikatakan, kegiatan proses pembelajaran berlangsung hanya tiga jam.
“Kita mulai dari jam 07.00 dan selesai 10.00 WIB, dan istirahat kita kasih 15 menit untuk siswa makan di kelas bawa makanan dari rumah, dan tidak boleh keluar dari kelas selama istirahat berlangsung,” ungkap Philipus.
Philipus berharap, kondisi Covid di Kota Pontianak semakin menurun.
“Harapannya agar PPKM level 3 menurun agar Kota Pontianak bisa belajar tatap muka 100 persen dari kelas 7, 8 dan 9 kegiatan pembelajaran normal kembali,” kata Philipus.
Philipus Mimin menjelaskan, PTM sebenarnya dimulai tanggal 18 Agustus lalu. Namun, pihaknya belum siap.
“Karena kita belum siap sarana dan prasananya, lalu kita bentuk satgasnya dan protokol kesehatannya," katanya. (*)