Kopri PMII Cabang Mempawah Sukses Laksanakan Kaderisasi Sekolah Islam Gender

Pelaksanaan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Khasanah, Desa Rasau, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, dari tanggal 21 sampai

Penulis: Ramadhan | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sahabat Salihin saat memberikan materi dalam pengkaderan Sekolah Islam Gender (SIG) yang dilaksanakan Kopri PMII Cabang Mempawah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) Cabang Mempawah, sukses melaksanakan kaderisasi Kopri tingkat pertama yaitu Sekolah Islam Gender (SIG).

Pelaksanaan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Khasanah, Desa Rasau, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, dari tanggal 21 sampai 22 Agustus 2021.

Agenda SIG III kali ini diberi tema 'Terbentuknya Kader Kopri Yang Memiliki Intelektual, Integritas Menjadi Garda Terdepan di Era Digitalisasi'.

Ketua Umum Kopri PC PMII Cabang Mempawah, Musdalifah mengatakan agenda yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut diikuti oleh 34 orang peserta.

Wahana Baru Wisata Air di Kabupaten Mempawah

"Untuk SIG kali ini diikuti oleh 34 peserta terdiri dari 32 peserta putra dan 2 peserta putra, dari berbagai urusan dari Cabang-Cabang lainnya yang ada di Kalbar," terangnya, Senin 23 Agustus 2021.

Agenda yang dilaksanakan dengan dua metode yakni virtual dan offline ini juga menghadirkan pemateri-pemateri yang sangat mumpuni di berbagai aspek keilmuannya.

Serta juga langsung dibuka secara resmi oleh Ketum PB Kopri PMII, Sahabti Maya Muizzatil Lutfia.

"Ya, untuk acara pembukaannya kemaren langsung dibuka secara resmi oleh Sahabati Maya Muizzatil Lutfia, selaku Ketum PB Kopri PMII, secara virtual," terangnya.

"Serta kita juga menjadikan Ketum PB Kopri PMII sebagai pemateri. Selain itu kita juga menghadirkn pemateri yakni Ketum Kaderisasi PB PMII, Sahabati Ummu Sholihah, Aktivis Perempuan Kalbar, Putriana, dan Sahabat Salihin SH," jelasnya lagi.

Dirinya juga berterimakasih kepada para pemateri yang telah menyempatkan waktunya dalam memberikan dan berbagi ilmu pengetahuan.

"Terimakasih kepada para pemateri yang telah bertukar pemikiran, serta saya juga berharap kader yang telah mendapatkan ilmu dalam pengkaderan ini dapat mengimplementasikan ilmunya," terangnya.

Kemudian dirinya berharap setelah diadakan pengkaderan ini, kedepan kader-kader baik putra maupun putri dapat benar-benar menyerap ilmu yang telah disampaikan pemateri untuk kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat.

"Dengan adanya agenda ini mereka bisa memahami makna tentang kesetaraan gender secara luas dalam perspektif Al-Quran, Hadist, Fiqh, dan Hukum Islam Indonesia," jelasnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Mempawah)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved