Breaking News:

Lewat Wilayah Konservasinya, ANJ Berhasil Tingkatkan Populasi Orangutan

Areal konservasi ANJ ini juga berfungsi untuk tujuan studi, khusunya studi lingkungan, dan sebagai tempat penelitian baik peneliti dalam dan luar

Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Nina Soraya
Tribunpontianak.co.id/Istimewa
Peringatan Hari Orangutan Sedunia, Head of Conservation ANJ, Nardiyono melakukan dialog bersama Tribun Pontianak, Kamis 19 Agustus 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Pulau Sumatra dan Kalimantan, diketahui merupakan habitat bagi primata endemik satu di antaranya adalah orangutan, spesies orangutan yang banyak ditemukan di Kalimantan Barat (Kalbar) adalah Pongo pygmaeus.

Hal ini tentu menjadi dilema, ketika marak wacana dan isu konversi hutan menjadi lahan produksi yang satu di antaranya adalah perkebunan kelapa sawit.

Oleh karena itu, pada kesempatan Hari Orangutan Sedunia ini menjadi momentum yang tepat untuk mendorong dan mengampanyekan peran penting masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan dalam upaya menjaga spesies langka ini.

Peringati Hari Orangutan Dunia, Orangutan Bersepeda Keliling Pontianak

PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ), melalui anak perusahaannya, PT Kayung Agro Lestari (KAL), terus berupaya mengedepankan komitmen untuk pengembangan bertanggung jawab dalam pengelolaan perkebunan.

Satu di antaranya dengan melakukan konservasi terhadap orangutan, sejak awal berdirinya KAL.

Saat ini upaya konservasi orangutan dan satwa liar lainnya, dilakukan di areal konsesi KAL, di Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang.

Head of Conservation ANJ, Nardiyono, memaparkan jika populasi orangutan di areal konservasi tersebut kian meningkat.

YIARI Apresiasi Pemkab Bengkayang Antusias Bahas Upaya Lindungi Orangutan dan Satwa Liar

Hal ini tak lepas dari upaya yang dilakukan oleh ANJ untuk terus membangun dan mengimplementasikan program untuk memberdayakan masyarakat, lewat sosialisasi dan edukasi.

"Berdasarkan studi yang dilakukan oleh peneliti independen, di tahun 2015 populasi orangutan di wilayah konsesi KAL diperkirakan berjumlah 150 individu, dan survei kembali dilakukan pada akhir tahun 2019, hasilnya terjadi peningkatan populasimenjadi sekitar 200 individu," jelasnya dalam live Instagram bersama Tribun Pontianak, Kamis 19 Agustus 2021.

Dia menyampaikan jika ANJ telah berhasil memberikan pemahaman kepada masyarakat, untuk tidak berburu khususnya satwa yang dilindungi, seperti orangutan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved