PPKM Resmi Berakhir Hari Ini Senin 16 Agustus 2021, Diperpanjang Lagi? Cek Hasil Evaluasi Jokowi

Presiden Joko Widodo mengumumkan evaluasi dampak PPKM terhadap Bed Occupancy Rate (BOR).

Editor: Rizky Zulham
YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi menyampaikan keterangan pers terkait dampak PPKM terhadap Bed Occupancy Ratio pada Minggu 15 Agustus 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk wilayah Jawa-Bali resmi berakhir hari ini Senin, 16 Agustus 2021.

Diketahui, pekan lalu Pemerintah mengumumkan bahwa PPKM kembali diperpanjang kembali

Menjelang berakhirnya PPKM, pada Minggu 15 Agustus 2021, Presiden Joko Widodo mengumumkan evaluasi dampak PPKM terhadap Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit.

Melansir keterangan Jokowi di YouTube Sekretariat Presiden pada Minggu 15 Agustus 2021, Jokowi menjelaskan bahwa BOR rumah sakit mengalami penurunan.

"Alhamdulillah BOR di Jakarta sudah berada di kisaran 29,4%," kata Jokowi.

(Berita Lainnya Terkait PPKM Disini)

Selain itu, Presiden juga menyebutkan sejumlah daerah lain di Jawa yang tingkat BOR-nya mengalami penurunan.

PPKM Berakhir Hari Ini Senin 16 Agustus 2021, Diperpanjang Lagi atau Tidak? Cek Hasil Survei PPKM

Adapun angkanya adalah sebagai berikut:

Jawa Barat: 32%
Jawa Tengah: 38,3%
Jawa Timur: 52,3%
Banten: 33,4%
Yogyakarta: 54,7%

Tidak hanya itu, Presiden juga mengumumkan terjadi penurunan BOR di Wisma Atlet.

"BOR di Wisma Atlet juga turun di angka 19,64%," imbuhnya.

Adapun angka BOR secara nasional, lanjut Presiden, berada di angka 48,14%.

Jika dilihat, angka BOR di DKI Jakarta merupakan yang terendah di Jawa dan berada di bawah angka BOR nasional.

Link Download Sertifikat Vaksin Covid-19 Sebagai Syarat Masuk Mal, Cek Status di PeduliLindungi

Percepat vaksinasi

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi berharap, tingkat vaksinasi harian di Indonesia harus terus dipercepat dan ditingkatkan. 

"Dan saat ini, vaksinasi harian kita sudah mencapai 1,6 juta per hari," jelasnya. 

Presiden juga meminta dilakukan isolasi terpusat. Menurutnya, hal ini penting dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19

Tidak hanya itu, Jokowi juga meminta agar testing dan tracing terus ditingkatkan. 

"Seminggu terakhir, saya lihat angka testing kita berada di angka 130.000-140.000 dan untuk indikator tracing kita di antara 5-7 meskipun ini masih berada di kategori sedang, tetapi saya patut mengapresiasi karena ada peningkatan," urainya.

Menurut Presiden, testing harus terus diperbanyak agar kita mengetahui mereka yang terpapar sehingga bisa ditangani dan tidak menularkan kepada orang lain. 

Sebelumnya, melansir Kontan, Pemerintah memutuskan melanjutkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4,3,2  di Jawa Bali hingga 16 Agustus.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan mengatakan, perpanjangan PPKM level 4  menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Dari data yang didapat, penurunan kasus Covid-19 mencapai 59,6% dari puncak kasus pada 15 Juli lalu.

"Momentum ini harus terus dijaga. Maka itu, Presiden Jokowi memutuskan PPKM level 4, 3, 2 di Jawa Bali dilanjutkan sampai 16 Agustus 20021," ujar Luhut dalam keterangan pers, Senin malam 9 Agustus 2021.

Luhut juga  mengatakan, dalam perpanjangan PPKM ini akan dilakukan uji coba pembukaan pusat belanja atau mal secara gradual di daerah level 4.

Uji coba tersebut dilakukan selama seminggu ke depan di Jakarta, Bandung dan Surabaya dengan kapasitas maksimal 25%.

"Hanya mereka yang sudah divaksin yang bisa masuk ke mal. Anak di bawah 12 tahun dilarang masuk mal," kata Luhut.

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved