Densus 88 Geledah Rumah Wargadi Sungai Kakap Kubu Raya, Ini yang Ditemukan

Kepada Tribun Pontianak, BS selaku RT setempat membenarkan bahwa kepolisian telah melakukan penggeledahan di satu rumah warganya berinisial HP, namun

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA
Densus 88 Mengamankan terduga teroris di Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat 13 Agustus 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kabid Humas Polda Kalimantan Barat kombespol Donny Charles Go membenarkan adanya kegiatan dari Densus 88 di Kalimantan Barat.

Dalam kegiatan Detasemen khusus Polri itu, dikatakan Donny Densus 88 juga melakukan penangkapan, namun ia tidak menjelaskan siapa, serta dimana penangkapan itu dilakukan.

"Benar ada penangkapan dari Densus 88,"ujarnya di Konfirmasi, Sabtu 14 Agustus 2021.

Dari penelusuran Tribun Pontianak, terdapat satu rumah warga yang di geledah oleh Densus 88 itu di Kalbar, yakni di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat pada Jumat 14 Agustus 2021.

Kepada Tribun Pontianak, BS selaku RT setempat membenarkan bahwa kepolisian telah melakukan penggeledahan di satu rumah warganya berinisial HP, namun tidak ada melakukan penangkapan.

HP sendiri merupakan warga yang sudah lama tinggal di lingkungan itu, namun sejak dua bulan terakhir pindah ke Jakarta karena mendapat pekerjaan baru disana, dan selama 2 bulan terakhir rumah HP di huni oleh dua adiknya.

Terkait kedatangan kepolisian dari Densus 88, BS menceritakan bahwa pada sekira pukul 20.00 WIB, dirinya diberitahu warga bahwa kepolisian dari Densus 88 memintanya untuk menjadi saksi untuk proses penggeledahan.

BREAKING NEWS - Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Kubu Raya Kalimantan Barat

Sebelum penggeledahan dimulai, iapun sempat di perlihatkan surat untuk melakukan penggeledahan, di surat tersebut tertulis bahwa dari hasil pemeriksaan orang yang telah diaamankan oleh Densus 88 sebelumnya, orang itu menitipkan barang di rumah warganya yang akan di geledah, namun tidak dituliskan dan dijelaskan barang apa yang dimaksud.

Kemudian, pada sekira pukul 22.00 WIB, tim INAFIS tiba dirumah warga tersebut dan melakukan penggeledahan.

Dari hasil penggeledahan yang membutuhkan waktu sekira satu jam, dikatakannya tim mengamankan sejumlah barang, namun ia menilai barang - barang tersebut bukan termasuk barang berbahaya. petugas tampak mengamankan syall, dalam jumlah banyak bertuliskan Syam Organizer, kotak amal dengan tulisan Syam Organizer, rompi, sejumlah balon, lalu buku - buku, alat olah raga panah, sarung tinju, satu pedang, mata lembing, dan sejumlah barang lain yang dilainya tidak berbahaya.

Dari penggeledahan yang ia saksikan, ia tidak melihat adanya barang - barang kimia, bahan peledak ataupun senjata api yang merupakan bahan berbahaya.

''Barang yang dikumpulkan itu, bila menurut saya masyarakat awam , itu hanya barang - barang biasa, tidak ada yang berbahaya. tetapi mungkin saya juga memaklumi, bila ada kecurigaan itu, prosedur penanganan itu saya bisa memaklumi,''ujarnya.

Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Purwokerto, Inilah Keterangan Saksi

Ketua RT itu mengatakan, bahwa BS sebelum berangkat ke Jakarta merupakan seorang dosen Bahasa Inggris di perguruan tingggi di Kalbar, sekaligus merupakan pengurus RT dengan posisi sekertaris.

BS mengaku tidak yakin bila HP yang telah dikenalnya selama bertahun - tahun terlibat dengan kegiatan yang berhubungan dengan terorisme, karena ia menilai HP merupakan sosok yang baik dan berjiwa sosial tinggi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved