PLN Kalbar Gelar Vaksinasi Massal Untuk Pegawai dan Tenaga Alih Daya
Ari mengatakan bahwa betapa pentingnya vaksin dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19, terutama di lingkungan kerja PLN.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - PLN Kalbar bekerja sama dengan Rumkit Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak menggelar vaksinasi kepada 98 orang Pegawai dan Tenaga Alih Daya di Kantor PLN UP3 Pontianak, Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 25, Pontianak pada Sabtu 7 Agustus 2021.
Hal ini dilakukan demi turut menyukseskan program nasional 100 % vaksinasi Covid-19,
Ilham Firdaus (28), Pegawai PLN UP2D Kalbar terlihat begitu antusias mengikuti kegiatan tersebut.
• Gelar Vaksinasi Tahap I, Komisi Informasi bersama Polda Kalbar Target Selesaikan 400 Orang Pendaftar
Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu dalam meningkatkan imunitas tubuh sebagai antisipasi agar tidak mudah terpapar virus covid-19, terutama saat menjalankan tugas.
“Alhamdulillah, PLN bisa mengadakan vaksinasi ini khusus untuk pegawai dan Tenaga Alih Daya, jadi tidak susah-susah antri dan berebut kuota di sentra-sentra vaksin yang ada di Kota Pontianak," kata Ilham bersemangat.
• PLN Kalbar Salurkan Bantuan Rumah Ibadah Salurkan Rp 210 Juta Lewat Program Lentera Borneo
General Manager PLN Kalbar, Ari Dartomo, didampingi Manajer PLN UP3 Pontianak, Didi Kurniawan Abuhari, hadir dalam kegiatan tersebut .
Keduanya memberikan dukungan sekaligus mengapresiasi semangat seluruh peserta yang akan divaksin.
“Saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh peserta vaksinasi. Tolong disampaikan kepada teman-teman lain yang belum divaksin agar diajak untuk ikut dalam kegiatan vaksin selanjutnya," ujar Ari.
• Ari Dartomo: PLN Mobile, Solusi Kebutuhan Pelanggan di Masa Pandemi
Ari mengatakan bahwa betapa pentingnya vaksin dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19, terutama di lingkungan kerja PLN.
"Selain terus berupaya meningkatkan mutu layanan kepada pelanggan, kami juga berusaha untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kerja seluruh pegawai agar mereka dapat bekerja dengan baik dengan kondisi kesehatan yang prima," tegas Ari.
Dikatakannya, setelah divaksin, kondisi tubuh akan lebih kuat jika suatu saat terpapar virus covid-19, lebih cepat sembuh dan gejalanya pun tidak terlalu berat.