Pola Hidup Sehat

DERETAN Manfaat Buah Siwalan, Bisa Mengeluarkan Lendir di Tenggorokan

Bagi Anda yang belum pernah mencicipi atau bahkan mendengar buah ini, ketahuilah bahwa lontar adalah buah yang berasal....

Tayang:
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
Warta Kota/Adhy Kelana
Buah Siwalan atau Buah Lontar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Siwalan (juga dikenal dengan nama pohon lontar atau tal) adalah sejenis palma yang tumbuh di Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Di banyak daerah, pohon ini juga dikenal dengan nama-nama yang mirip seperti lonta (Min.), ental (Sd., Jw., Bal.), ta'al (Md.), dun tal (Sas.), jun tal (Sumbawa), tala (Sulsel), lontara (Toraja), lontoir (Ambon), koli (maluku Tenggara). Juga manggita, manggitu (Sumba) dan tua (Timor).

Daunnya digunakan sebagai bahan kerajinan dan media penulisan naskah lontar.

Barang-barang kerajinan yang dibuat dari daun lontar antara lain adalah kipas, tikar, topi, aneka keranjang, tenunan untuk pakaian dan sasando, alat musik tradisional di Timor.

Sejenis serat yang baik juga dapat dihasilkan dengan mengolah tangkai dan pelepah daun. Serat ini pada masa silam cukup banyak digunakan di Sulawesi Selatan untuk menganyam tali atau membuat songkok, semacam tutup kepala setempat.

INILAH Manfaat Buah Tin Baik Dalam Islam, Diantaranya Mencegah Penyakit Kronis

(UPDATE berita tentang kesehatan DISINI)

Kayu dari batang lontar bagian luar bermutu baik, berat, keras dan berwarna kehitaman. Kayu ini kerap digunakan orang sebagai bahan bangunan atau untuk membuat perkakas dan barang kerajinan.

Dari karangan bunganya (terutama tongkol bunga betina) disadap orang nira lontar. Nira ini dapat dimasak menjadi gula atau difermentasi menjadi legen atau tuak, semacam minuman beralkohol buatan rakyat.

Buahnya juga dikonsumsi, terutama yang muda.

Biji yang masih muda itu masih lunak, demikian pula batoknya, bening lunak dan berair (sebenarnya adalah endosperma cair) di tengahnya. Rasanya mirip kolang-kaling.

Biji yang lunak ini kerap diperdagangkan di tepi jalan sebagai “buah siwalan” (nungu, bahasa Tamil).

Adapula biji siwalan ini dipotong kotak-kotak kecil untuk bahan campuran minuman es dawet siwalan yang biasa didapati dijual didaerah pesisir Jawa Timur, Paciran, Lamongan.

Rasa minuman es dawet siwalan ini terasa lezat karena gulanya berasal dari sari nira asli.

MANFAAT Buah Senggani Sembuhkan Banyak Penyakit, Begini Cara Meraciknya untuk Obat!

Daging buah yang tua, yang kekuningan dan berserat, dapat dimakan segar ataupun dimasak terlebih dahulu.

Cairan kekuningan darinya diambil pula untuk dijadikan campuran penganan atau kue-kue; atau untuk dibuat menjadi selai.

Kandungan Gizi Buah Siwalan / Lontar

Berdasarkan keterangan dari Data Komposisi Pangan Indonesia, dalam 100 gram buah lontar mengandung berbagai nutrisi sebagai berikut.

  • Air: 93,0 ml
  • Energi: 27 Kalori
  • Protein: 0,4 gr
  • Lemak: 0,2 gr
  • Karbohidrat : 6,0 gr
  • Serat: 1,6 gr
  • Kalsium: 91 mg
  • Fosfor: 243 mg
  • Zat besi: 0,5 mg

Lontar memiliki tekstur yang lunak, bening, dan termasuk makanan tinggi kandungan air.

Beberapa daerah seperti sepanjang jalan Pantura, menjadikan lontar sebagai oleh-oleh bagi wisatawan.

DERETAN MANFAAT Buah Kelengkeng untuk Ibu Hamil, Diantaranya Mencegah Bayi Terlahir Cacat

Manfaat Buah Siwalan

Bagi Anda yang belum pernah mencicipi atau bahkan mendengar buah ini, ketahuilah bahwa lontar adalah buah yang berasal dari Asia Tenggara.

Sebelum melahapnya, kulit buah lontar harus dikupas.

Di dalamnya ada daging buah yang berbentuk seperti kolang-kaling, dan berisikan air.

Dilansir dari sehatq.com, berikut manfaat buah lontar atau Siwalan!

1. Menyehatkan kulit 

Buah lontar sangat baik untuk menjaga kulit dari kekeringan akibat sinar matahari.

Lapisan tipis dari jeli buah lontar dapat dioleskan ke kulit.

Selanjutnya, efek menenangkan akan muncul dan rasa gatal akibat biang keringat langsung hilang.

Buah lontar juga dipercaya mampu mengobati gejala cacar air dan mempercepat proses penyembuhannya.

2. Menjaga kulit wajah dari peradangan  

Peradangan kulit yang menimbulkan kemerahan akibat cuaca panas, ternyata bisa diobati dengan masker buah lontar.

Masker buah lontar dianggap efektif untuk menjaga kulit dari peradangan. 

Selain itu, masker buah lontar diklaim bisa mencegah biang keringat, bisul, dan kemerahan pada wajah.

3. Mengandung fosfor dalam kadar tinggi 

Buah lontar mengandung fosfor, zat mineral terbanyak kedua di dalam tubuh manusia , setelah kalsium. Fosfor adalah zat mineral yang membantu tubuh dalam:

  • Menjaga kesehatan tulang dan gigi
  • Menjaga energi tubuh yang terjaga
  • Menstabilkan detak jantung 

Hati-hati, rendahnya fosfor dalam tubuh bisa menyebabkan nyeri tulang dan sendi, penurunan nafsu makan, mudah cemas, cepat lelah, hingga buruknya perkembangan tulang pada bayi.

4. Mengatasi masalah lambung 

Terkadang, munculnya rasa sensasi terbakar di lambung saat cuaca panas menyerang, sulit dihindari.

Maka dari itu, mengonsumsi buah lontar yang bisa membantu tubuh tetap terhidrasi.

Buah lontar juga bisa memberikan “isi ulang” zat mineral dan nutrisi yang hilang dari tubuh.

Selain itu, buah lontar pun mampu meredakan masalah pencernaan serta penyakit perut lainnya.

Tak heran kalau buah lontar dianggap sebagai pencahar.

5. Menjadi “solusi rumahan” untuk banyak gangguan medis  

Buah lontar mengandung senyawa antiradang dan dilengkapi banyak antioksidan.

Itulah sebabnya buah lontar sering digunakan sebagai obat untuk peradangan kulit, maupun mual dan muntah-muntah.

Lebih dari itu, buah lontar ternyata bersifat ekspektoran (yang bisa mengeluarkan lendir di tenggorokan).

6. Mencegah diabetes  

Buah lontar tidak mengandung banyak gula, rasanya juga tidak terlalu manis, tapi tetap menyegarkan.

Itulah sebabnya, buah yang juga disebut “siwalan” ini memiliki indeks glikemik rendah, dan bisa mencegah diabetes.

Kadar gula darah juga tidak akan melonjak setelah mengonsumsinya.

Walau begitu, penderita diabetes tetap tidak dianjurkan mengonsumsi buah lontar terlalu banyak.

7. Menggantikan pemanis buatan  

Buah lontar, terutama jeli yang ada di dalamnya, sering dijadikan sebagai pengganti pemanis buatan.

Buah lontar mengandung 76,86% sukrosa dan 1,66% glukosa. Maka dari itu, buah lontar dipercaya bisa mencegah obesitas dan diabetes.

8. Mencegah terjadinya dehidrasi

Risiko dehidrasi dapat diminimalisasi dengan memakan buah lontar.

Kandungan air yang tinggi di dalam buahnya membuat buah ini mampu mencukupi kebutuhan air dalam tubuh.

Dengan mengonsumsi secukupnya, buah lontar dapat membantu menyeimbangkan kadar cairan yang ada di dalam tubuh. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved