Breaking News:

PLN UIP Kalbagbar Apresiasi BPN Dukung Proses Sertifikasi Aset Tanah

pelaksanaan sertifikasi Barang Milik Negara (BMN) sangat penting dilakukan karena selain mengamankan aset negara, juga agar aspek legalitas

Editor: Nina Soraya
Tribunpontianak.co.id/Istimewa
Kepala Kantor BPN Ketapang, Banu Subekti, S.H bersama SRM Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi Faruq Suyuthi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Sertifikat tanah penting bagi perusahaan maupun negara. Pada Juli lalu, Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah menerbitkan 38 sertifikat di Kabupaten Kubu Raya (KKR) dan 25 sertifikat di Ketapang untuk PLN.

Sertifikat tanah aset proyek negara diserahkan langsung kepala kantor pertanahan masing-masing wilayah kepada Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (PLN UIP KLB) Faruq Suyuthi.

PLN Ajak Masyarakat Nikmati Promo Tambah Daya Super Merdeka Listrik Hanya Dengan Rp 202.100

“Pelaksanaan sertifikasi Barang Milik Negara (BMN) sangat penting dilakukan karena selain mengamankan aset negara, juga agar aspek legalitas dan akuntabilitasnya dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, sertifikasi ini bertujuan agar tanah yang dimiliki dan dikelola negara bisa tertib fisik, tertib administrasi dan tertib hukum” ungkap Faruq.

Faruq menyatakan bahwa di Ketapang hingga saat ini terdapat 99 sertifikat yang telah terbit sedangkan di KKR sudah terbit 48 sertipikat. “Tahun ini target kami adalah menyelesaikan sertifikasi tanah di Kalbar dan Kalteng sebanyak total 1.305 persil,” ujarnya.

Siapkan 1.000 Kantong, PLN UPDK Singkawang Periksa Karyawan Dengan GeNose

Hingga saat ini total telah terbit sebanyak 542 sertifikat dan sudah banyak yang sedang proses.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan BPN selama ini khususnya bagi BPN Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Ketapang yang terus bekerja sama dengan PLN dan membantu proses sertifikasi aset ini. Peran aktif dan dukungan dari BPN sangat kami butuhkan dalam percepatan pelaksanaan sertipikasi, terutama dalam pelaksanaan rangkaian sertipikasi di lapangan,” pungkasnya.

Dukung UMKM Berkembang, PLN Berikan Pelatihan Peningkatan Produk Desa di Tebas

Kepala Kantor Pertanahan KKR, Erwin Rachman, menjelaskan sertifikat tanah penting dimiliki masyarakat, mengingat hal tersebut merupakan tanda bukti kepemilikan tanah terkuat di mata hukum.

Kepala Kantor BPN Kab. Kubu Raya, Erwin Rachman S.H (kiri).
Kepala Kantor BPN Kab. Kubu Raya, Erwin Rachman S.H (kiri). (Tribunpontianak.co.id/Istimewa)

Dengan mengantongi sertipikat tanah, masyarakat memiliki kepastian hukum dan dapat terhindar dari konflik pertanahan yang mungkin terjadi di masa mendatang.

“Selain itu, kepemilikan sertifikat tanah bisa menjadi akses perbankan bagi masyarakat untuk melakukan pengajuan modal usaha dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR),” ujar Erwin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved