Breaking News:

Dukung UMKM Berkembang, PLN Berikan Pelatihan Peningkatan Produk Desa di Tebas

Dengan memberikan pelatihan SDM pelaku usaha mikro kecil dan menengah, dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan memberikan keterampilan

Editor: Nina Soraya
Tribunpontianak.co.id/Istimewa
Narasumber pelatihan memberikan penjelasan tentang bagaimana meningkat kualitas produk unggulan desa. Kegiatan ini digelar PLN UP3B Kalbar melalui Program PLN Peduli. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - 23 desa di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas Kalbar berpartisipasi dalam pelatihan UMKM pengembangan produk yang berlangsung 26-28 Juli 2021.

Kegiatan ini digelar PLN UP3B Kalbar melalui Program PLN Peduli.

Lewat dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan ini PLN memberikan bantuan senilai Rp 26 Juta untuk pelatihan UMKM tersebut.

Kabar Terbaru Bantuan Tunai RP 1, 2 Juta BLT UMKM Tahap 3 Lengkap Cara mendaftar BPUM 2021

Kegiatan tersebut diikuti oleh Angga Priyono Kusuma selaku Manager ULTG Singkawang.

Manager UP3B Kalbar, Doni Andrean mengatakan bantuan ini sebagai wujud dukungan PLN terhadap pelaku UMKM yang memiliki produk unggulan di Kecamatan Tebas yang meliputi produk makanan, minuman dan suvernir.

Punya Kewajiban Berkontribusi Bagi Masyarakat, HMTI FT Untan Pilih Adakan Pelatihan UMKM

“Dengan memberikan pelatihan SDM pelaku usaha mikro kecil dan menengah, dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan memberikan keterampilan yang berkualitas bagi masyarakat Kecamatan Tebas,” ungkap Doni

Camat Tebas, Jumli, menuturkan ucapan terima kasih kepada pihak PLN dengan adanya bantuan pelatihan ini. Mengingat saat ini di Kecamatan Tebas sudah dibentuk dan ditetapkan sebagai Produk Unggulan Desa (PRUDES) dan Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (PRUKADES).

Kadisperindakop UKM Kayong Utara Harap Objek Wisata Tetap Dibuka Guna Bantu Para Pelaku UMKM

“Kami berterimakasih kepada PLN UP3B Kalbar yang telah memberikan bantuan pelatihan ini. Karena kegiatan seperti ini masih sangat minim dilaksanakan di desa pelaku usaha atau kelompok masyarakat. Keterampilan yang berkualitas dapat diciptakan melalui kegiatan penguatan dan pelatihan seperti ini disesuaikan dengan jenis usaha yang akan dijalankan,” ujar Jumli.

Ditambahkan, pelaksanaan pelatihan pada tanggal 26 – 28 Juli 2021 sudah menerapkan protocol Kesehatan Covid-19 secara ketat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved