Sempat Ditolak, Perpustakaan Bahagia Giat Meliterasi Warga Mendawai
Melihat dari masyarakat di sana kurang literasinya, sehingga kami hadirkanlah perpustakaan bersama dengan Kelurahan Bansir Laut, dan para relawan
Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rizki Fadriani
Bebincang Spesial "Solusi 13" Tribun Pontianak hadirkan Founder Perpustakaan Umum Bahagia Mendawai, Sinta Devianti (kiri) untuk membagikan kisah inspiratifnya kepada Tribuners, yang dipandu oleh Host Tribun Pontianak, Rio Riyandani (kanan), Rabu 28 Juli 2021/ RIZKI FADRIANI
Oleh karena itu, Perpustakaan Umum Bahagia Mendawai memberikan Pojok-pojok Literasi, untuk masyarakat dapat mengakses buku yang diinginkan, sehingga tidak hanya di perpustakaan.
Selain itu, pihaknya juga memiliki Gerobak Baca yang bertujuan untuk menjangkau masyarakat di luar dan inovasi ini bertujuan untuk mencegah masyarakat berkerumunan.
"Selama PPKM ini kami menutup perpustakaan, namun khusus untuk masyarakat Mendawai kami tetap buka. Sebelumnya kami menutup semua akses untuk masyarakat membaca buku, namun melihat keinginan masyarakat Mendawai begitu besar untuk membaca buku, akhirnya diputuskan untuk tetap buka dan masih tutup untuk masyarakat umum," curhatnya. (*)
(Simak berita terbaru dari Kalbar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/728-fadri-1.jpg)