Breaking News:

Kejari Pontianak Tangani 5 Berkas Kasus Korupsi dan Tuntut Hukuman Mati Tersangka Kasus KDRT Berat

Kasus Tipikor pada penerimaan uang pengurusan Lelang dan Balik nama di KPKNL Pontianak tahun 2015-2019 dengan satu orang tersangka berinisial AM.

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA
Kepala Kejari Pontianak, Basuki Sukardjono 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sejumlah kasus menarik yang di tangani oleh para Jaksa dari kejaksaan negeri Pontianak dan sejumlah kegiatan lain yang bisa dianggap prestasi.

Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-61 tahun 2021 dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) ke 21, Kepala Kejari Pontianak Basuki Sukardjono mengatakan sejumlah kegiatan yang sudah di lakukan oleh jajarannya pada setiap bidang

Untuk bidang tindak pidana khusus (Pidus) yang diantaranya untuk kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yakni dua perkara sudah dalam diantaranya penyidikan kasus tipikor kredit pengadaan barang/jasa pekerjaaan pengadaan bangunan RS Pratama Kecamatan Serawai Kabupaten Sintang tahun anggaran 2017 pada satu di antara bank pemerintah di kota Pontianak.

Kasus Tipikor pada penerimaan uang pengurusan Lelang dan Balik nama di KPKNL Pontianak tahun 2015-2019 dengan satu orang tersangka berinisial AM.

Dan kasus Tipikor sudah dalam penuntutan yakni kasus korupsi pekerjaan pemeliharaan kapal Negara Al Nilam pada kantor distrik navigasi kelas III Pontianak tahun 2018-2019 dengan tiga tersangka yang sedang mengikuti proses hukum di Pengadilan Tipikor Pontianak yakni berinisial IS selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), CA selaku ketua tim PPHP sekaligus Nahkoda Kapal Negara AL Nilam dan MA selaku Direktur PT Hanggar Anugerah Teknik.

"Selain itu juga melakukan eksekusi keputusan MA RI No 980.K/PID.SUS/2011 tanggal 23 Agustus 2011 terhadap terpidana tipikor alokasi dana desa (ADD) desa Sei Bemban kecamatan Kubu Kab Kubu Raya sebesar Rp 136.798.003 oleh Syafini Samsudin dengan pidana penjara 1 tahun,"kata Kajari Basuki, Rabu 21 Juli 2021.

Diduga Ada Korupsi, Kejari Kapuas Hulu Periksa 9 Orang Terlibat Pembangunan Terminal Bunut Hilir

Lanjutnya, bantuan eksekusi atas permintaan dukungan dari Kejaksaan Negeri Gunung Kidul Provinsi DI Yogyakarta terhadap Fajarianto yakni terpidana kasus Tipikor penyimpangan pelaksana APBD Desa tahun 2014.

Sementara di bidang pidana umum, jaksa menuntut hukuman mati pada pelaku kasus pembunuhan terhadap kakak ipar dan penganiayaan berat terhadap istri tersangka, yakni Hendra alias Akiong pada bulan Februari 2021 di  Gang Bukit Sebedang Dalam, Jalan H Rais A Rahman, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Pontianak kota

Kemudian ia juga menuturkan bidang Intelijen melaksanakan penyuluhan dan penerangan hukum di kantor Kecamatan Pontianak kota serta pelaksanaan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah di empat sekolah di Pontianak kota dan Pontianak Selatan.

"Untuk bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Kejari Pontianak melakukan MoU dengan PDAM Tirta Khatulistiwa dalam bidang konsultasi dan bantuan hukum, serta BPJS Cab Pontianak terkait penagihan iuran peserta Program JKN KIS BPJS, memberikan pendampingan hukum ke BPN Pontianak dalam penyelesaian sengketa tanah antar masyarakat,"ungkap Kajari Pontianak

Dikatakannya lagi, dalam bidang pembinaan dari bulan Januari hingga Juni 2021, Kejari Pontianak melakukan penerimaan dan penyetoran hasil PNBP sebanyak Rp 2.4 miliar dan mendapatkan sumber hibah sebesar Rp 24 miliar untuk pembangunan kantor Kejari Pontianak Dengan type bangunan tiga lantai dari APBD Kota Pontianak dengan waktu pembangunan selama 16 bulan atau multiyears.

Dan untuk bidang Barang Bukti dan Rampasan, Kejari Pontianak telah melakukan pemusnahan 4 kapal ikan, dan melelang sejumah peralatan kapal ikan bersumber dari barang rampasan negara, selain itu juga melelang 50 tabung gas bersubsidi.

"Dalam peringati HBA ke- 61 tahun 2021 untuk ratusan paket sembako ke sejumlah warga tak mampu dan panti asuhan dan ratusan warga kota Pontianak yang kita berikan vaksinasi Covid-19 secara gratis, kami Kejari Pontianak terus melakukan peningkatan kinerja terutama dalam hal melayani masyarakat dan penegakan hukum,"pungkasnya.

[Update Berita Seputar Kasus Korupsi di Pontianak]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved