Breaking News:

Hadiri Rapat Penanganan Pandemi COVID-19 Virtual, Ontot : Kebutuhan Oksigen Kita Sangat Banyak

Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot menghadiri rapat terkait penanganan Pandemi Covid-19 secara virtual yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot saat menghadiri rapat terkait penanganan Pandemi Covid-19 secara virtual yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan dihadiri Para Menteri dan Gubernur, Wali Kota, Bupati serta instansi terkait lainnya. Vidcon dilaksanakan di Ruang VVIP Lantai II Kantor Bupati Sanggau, Senin 19 Juli 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot menghadiri rapat terkait penanganan Pandemi Covid-19 secara virtual yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan dihadiri Para Menteri dan Gubernur, Wali Kota, Bupati serta instansi terkait lainnya. Vidcon dilaksanakan di Ruang VVIP Lantai II Kantor Bupati Sanggau, Senin 19 Juli 2021.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh Sekda Kabupaten Sanggau, H Burhanuddin, Kepala BPBD Kabupaten Sanggau Siron, Kepala Sat Pol PP Sanggau Victorianus, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau Ginting, serta undangan lainnya.

Usai mengikuti rapat secara virtual tersebut, Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot menyampaikan bahwa stok oksigen di Kabupaten Sanggau diperkirakan hanya cukup untuk satu hari kedepan. 

Anggota DPR RI Yessy Melania Serahkan Bantuan Alsintan ke Poktan di Kabupaten Sanggau

"Kalau kita hitung, kebutuhan oksigen kita sangat banyak melihat perkembangan dari waktu ke waktu terkait warga kita yang terpapar Covid-19, dan harus dirawat di rumah sakit. Oksigen yang ada sekarang hanya bisa bertahan sampai besok,"katanya, Senin 19 Juli 2021.

Untuk itulah, Ontot menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sanggau segera menyiapkan langkah-langkah untuk mengatasi kebutuhan oksigen tersebut. Yakni mengkalkulasi total kebutuhan oksigen untuk jangka waktu sepekan kedepan.

"Nanti kita segera lapor Pak Bupati. dan seperti instruksi Bapak Presiden tadi kita harus menghitung kebutuhan oksigen untuk satu minggu kedepan. Kalau kita hitung untuk penanganan Covid-19 di Kecamatan saja kita perlu minimal 10 tabung oksigen per Puskesmas,"jelasnya.

Kemudian, lanjut Ontot, langkah berikutnya, Tangki oksigen siap pakai agar bila ada permintaan dari rumah sakit tidak terjadi kekosongan stok. 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting menyampaikan bahwa pihaknya sudah membentuk Satgas Oksigen. Satgas ini terus berkoordinasi secara intens dengan sejumlah penyedia oksigen di Kalbar dan rumah sakit untuk menghitung kebutuhan oksigen. 

Kubin : Areal Panen Padi di Kabupaten Sanggau Tahun 2020 Seluas 32 Ribu Hektare

"Tiap hari koordinasi agar setiap hari kita mendapat pasokan oksigen. Kenapa kita tiba-tiba merasa kekurangan, Karena memang pasien kita meningkat. BOR meningkat, yang bergejala berat juga meningkat sehingga kebutuhan oksigen juga meningkat," katanya.

Ginting juga menambahkan bahwa idealnya satu Kabupaten memiliki stok oksigen sekitar 500 tabung untuk sekitar satu minggu. Saat ini rata-rata kebutuhan oksigen perhari di Kabupaten Sanggau sekitar 50 tabung.

"Kedepan kita berfikir untuk menyiapkan tangki, Sehingga bisa langsung isi ulang supaya tidak terjadi kelangkaan oksigen,"pungkasnya. 

(Update Informasi Seputar Kabupaten Sanggau)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved