Idul Adha

Cara Membuat Bumbu Oles Sate Sapi Lengkap Cara Membuat Sate Sapi yang Enak

Pertama siapkan bahan untuk membuat sate di antaranya 1 kilogram daging sapi, 30 buah tusuk sate dan 8 lembar daun pepaya. Kemudian siapkan bahan bumb

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/Youtube Miss Yzmalicious
Sate Sapi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Cara membuat bumbu oles sate sapi lengkap cara membuat sate sapi.

Cara membuatnya cukup mudah dilakukan. Rasanya yang enak akan memanjakan lidah kamu.

Pertama siapkan bahan untuk membuat sate di antaranya 1 kilogram daging sapi, 30 buah tusuk sate dan 8 lembar daun pepaya.

Kemudian siapkan bahan bumbu olesan sate sapi di antaranya 120 gram kecap manis, 10 gram garam, 10 gram merica bubuk, 50 gram margarin. lelehkan.

Cara Membuat Bumbu Oles Sate Kambing Lengkap Cara Membuat Sate Kambing yang Enak

Cara membuat bumbu oles sate sapi

Bumbu Sambal/ Saus Kacang

100 gram bawang merah

80 gram bawang putih

50 gram cabai merah

Kacang tanah secukupnya, haluskan

Kecap manis secukupnya

Gula pasir secukupnya

Cara Membuat

1. Potong daging sapi menjadi bentuk dadu

2. Bungkus daging sapi dengan daun pepaya yang telah diremas-remas. Hal ini dilakukan untuk membuat daging menjadi empuk.

3. Diamkan daging yang terbungkus daun pepaya selama 30 menit.

4. Tusuk-tusuk menggunakan tusukan sate sebanya 4-5 potong daging dalam 1 tusuk.

5. Marinasi daging yang sudah ditusuk dengan bumbu olesan sate sapi

6. Setelah itu, daging yang sudah dimarinasi siap untuk dibakar sampai matang.

7. Untuk membuat saus kacang, haluskan seluruh bumbu, bisa menggunakan blender atau ditumbuk secara manual.

8. Tumis bumbu yang sudah ditumbuk dan tambahkan air, kecap, garam, gula, dan merica, secukupnya.

9. Koreksi rasa saus. Jika ada yang kurang, tambahkan kecap, garam, atau gula sesuai dengan selera

10. Sate sapi dan saus kacang siap untuk disajikan.

Kamu juga bisa menambahkan daun selada dan tomat.

Cara menyimpan daging biar tahan lama dengan kulkas

1. Cek Kondisi Kulkas dan Freezer

Pastikan kulkas dan freezer bersih pada seluruh bagiannya.

Jika terlihat kotor, maka kamu perlu membersihkannya agar bakteri yang mungkin ada di kulkas dan freezer tidak mengontaminasi daging.

Selain kebersihan, suhu kulkas dan freezer harus diperhatikan untuk menjaga kualitas daging selama disimpan.

Pastikan suhu freezer berada di bawah 10 derajat dan kulkas di bawah 4 derajat celsius.

2. Jangan Cuci Daging

Jangan lagi mencuci daging lakukan karena bisa membuat bau daging jadi tajam dan tak sedap.

Selain itu, air yang meresap akan membuat tekstur daging mudah rusak.

3. Potong Daging Menjadi Beberapa Bagian

Daging yang ingin disimpan ke dalam kulkas atau freezer sebaiknya dipotong-potong dahulu sesuai kebutuhan harian.

Hal ini berguna untuk memudahkanmu mencairkan daging.

4. Bungkus Daging

Membungkus atau mewadahi daging juga penting untuk menghindari freezer burn, khususnya pada daging dengan kadar lemak yang tinggi.

Freezer burn merupakan sebuah kondisi di mana permukaan daging diselimuti kristal es yang berasal dari molekul air yang menguap.

Untuk mencegahnya, kamu bisa membungkus daging dengan bahan yang aman dan tidak mudah rusak dalam suhu sangat rendah.

Pastikan wadah atau kantong plastik yang digunakan terbuat dari bahan food grade.

5. Beri Catatan Tanggal

Memberikan catatan tanggal ke daging yang ingin dimasukkan ke dalam kulkas berguna untuk menghindari seseorang lupa akan waktu ia memasukkan daging pertama kali.

Hal itu bertujuan untuk mengontrol dengan tepat kapan waktu penyimpanan daging dan apa jenis daging yang disimpan.

Mencatat waktu penyimpanan juga akan memudahkan mengontrol masa simpan.

Pada suhu standar kulkas, daging merah seperti daging sapi, kambing, domba, bisa disimpan 4-5 hari.

Pada suhu freezer, daging merah bisa disimpan hingga 4-12 bulan, tapi sebaiknya lebih cepat diolah.

6. Jangan Masukkan Lagi Daging yang Telah Dikeluarkan

Apabila kamu telah mengeluarkan daging beku dari dalam kulkas hingga kondisi suhunya jadi mencair, sebaiknya tidak lagi disimpan kembali ke kulkas.

Sebab, hal ini bisa menyebabkan bakteri mikroba muncul lebih banyak dan akan membuat daging lebih cepat membusuk.

Cara menyimpan daging biar tahan lama tanpa kulkas

1. Daging Jangan Cuci

Saat membeli atau menerima daging, sebaiknya jangan dicuci. Sebab, daging sapi yang dicuci membuat kandungan air pada daging bertambah sehingga membuat daging lembab dan mudah terkontaminasi dengan bakteri lainnya.

2. Pengeringan

Setelah daging tidak dicuci, Anda bisa melakukan proses pengeringan dengan cara menjemur daging.

Pertama, iris daging tipis-tipis, kemudian luuri daging dengan larutan air garam.

Lalu, letakkan daging di bawah sinar matahari dan jemur hingga kering. Cara ini bisa membuat daging awet hingga 1 bulan.

Metode pengeringan akan membuat daging bertahan selama berbulan-bulan.

Jangan lupa untuk singkirkan kulit dan lemak daging sebelum dikeringkan, karena pada lemak akan menghasilkan bau tengik ketika disimpan.

Dan, tetap pastikan daging aman dari serangga.

3. Penggaraman

Selain pengeringan, ada juga teknik penggaraman agar daging awet meski tak dimasukkan ke kulkas.

Pertama, potong daging menjadi beberapa bagian.

Lalu, taburi garam pada setiap sisinya.

Selanjutnya, siapkan wadah bersih dan masukkan daging ke dalam wadah lalu tutup rapat-rapat.

Kalian juga dapat menambahkan gula merah atau madu untuk menambah rasa.

Mineral yang terkandung dalam garam bisa membuat daging lebih awet hingga berpekan-pekan lamanya.

Garam berfungsi sebagai antimikroba.

Cara Memasak Semur Daging dengan Kentang, Cocok untuk Daging Sapi dan Kambing

4. Pengalengan

Caranya, potong daging hingga berukuran kecil.

Lalu, masukkan ke dalam toples dan tambahkan 1 sendok teh garam.

Simpan daging dalam suhu ruangan. Kini, Anda punya persediaan daging hingga setahun ke depan.

Daging yang dimasukkan ke dalam kaleng juga mampu disimpan pada suhu ruangan selama bertahun-tahun.

Pengalengsan pada dasarnya mensterilkan makanan dalam wadah.

Serta disegel supaya terhindar dari kontaminasi. Secara tradisional, kaleng disterilkan dalam air.

Tetapi, hal tersebut dianggap tidak aman untuk daging.

5. Pengasapan

Cara ini cocok untuk menyimpan daging bagian yang berlemak.

Pertama, lumuri daging dengan garam, lalu asapi daging hingga air dan kelembaban pada daging hilang alias mengering.

Kemudian simpan daging yang sudah diasapi di tempat dingin dan kering.

Mengawetkan daging dengan cara diasap bisa membuat daging bertahan hingga 6 bulan tergantung suhu dan lingkungan.

Beberapa contoh daging yang diasapi ialah ham, bacon, pastrami. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved