Breaking News:

Seorang Anak di Sekadau Meninggal Dunia Terseret Arus dan Masuk Gorong-gorong

Dimana saat kejadian sedang hujan dan arus air cukup deras. Saat itu korban diketahui ingin terjun ke dalam parit, tetapi sempat ditahan oleh temannya

Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Bocah 10 tahun yang meninggal dunia akibat terseret arus dan masuk gorong-gorong di Sekadau. Humas Polres Sekadau 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Terseret arus dan masuk gorong-gorong, seorang anak laki-laki berusia 10 berinisial CH ditemukan meninggal dunia di SP VI, Dusun Sungai Sawak, Desa Nanga Ansar, Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau, Kalbar.

Peristiwa tersebut terjadi tepatnya pada Rabu 14 Juli 2021 sekitar pukul 13.30 WIB. Kapolsek Belitang Ipda Suyatman, menceritakan kejadian bermula saat korban beserta kedua temannya sedang bermain di tepi parit dekat gorong-gorong.

Dimana saat kejadian sedang hujan dan arus air cukup deras. Saat itu korban diketahui ingin terjun ke dalam parit, tetapi sempat ditahan oleh kedua temannya.

Namun karena korban tetap ingin terjun, kedua temannya pun hanya bisa menyaksikan di tepi parit.

Hari Bhakti Adhyaksa ke-61, Kejari Sekadau Gelar Vaksinasi Covid-19

"Saat melompat ke parit, korban terhisap ke dalam gorong-gorong karena terbawa arus dan tidak tampak lagi. Temannya panik lalu meminta pertolongan ke rumah kerabat korban di dekat lokasi kejadian," ungkap Kapolsek.

Mendengar kabar itu, orang tua korban yang kebetulan berada di rumah tersebut bersama warga segera datang menolong, namun korban tidak bisa di keluarkan dari gorong-gorong.

"Korban baru bisa dievakuasi setelah gorong-gorong itu dibongkar menggunakan alat berat milik KUD. Namun saat itu, korban ditemukan sudah meninggal," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sekadau)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved