Breaking News:

Khawatir Kasus Covid-19 Melonjak, Muhammad Fauzie Sarankan Pemkot Pangkas Anggaran Pembangunan Fisik

Maka pemerintah harus bisa memetakan masyarakat yang benar-benar terdampak dan pemerintah harus ada untuk membantu

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ FACEBOOK
Muhammad Fauzie 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Terkait dengan defisit anggaran 2021, tokoh masyarakat Kota Pontianak, Muhammad Fauzie menyampaikan bahwa pihaknya memahami karena disebabkan oleh wabah covid-19.

Ia mengatakan, hampir semua sektor, baik usaha maupun lainnya terdampak oleh pandemi covid-19.

"Apalagi kota Pontianak yang mengharapkan dari sumber pendapatan retribusi hotel dan restoran. Tentu dengan kondisi seperti ini kedua primadona itu pasti menurun. Oleh karenanya kami berharap pemerintah harus bisa mensiasati bagaimana dengan defisitnya anggaran ini jangan sampai berdampak kepada tidak maksimalnya penanganan covid-19 ini," ujar Muhammad Fauzie, Selasa 13 Juli 2021.

Dirinya sebagai masyarakat Kota Pontianak sangat berharap bahwa prioritas kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian Pemerintah. Oleh karenanya, tentu dikatakan Fauzi bisa disiasati oleh pemerintah untuk mengurangi pembangunan-pembangunan yang bersifat fisik.

Personel Polsek Sanggau Ledo Amankan Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

"Kalau bisa tahun 2021 ini dari sektor pembangunan yang bersifat fisik dipangkas dulu. Lebih baik pemerintah fokus penanganan covid-19. Karena khawatir kalau sampai hal ini tidak ditangani dengan baik wabah berkelanjutan artinya lonjakan di kota Pontianak semakin tidak terkendali. Inilah yang dikhawatirkan, karena prinsipnya APBD menjadi perhatian kita bahwa APBD digunakan sesuaikan dengan kebutuhan bukan berdasarkan keinginan. Maka kebutuhan kita saat ini supaya bisa menagangi Pendemi covid-19," ujarnya.

Selain itu, ia juga menyarankan agar anggaran untuk perjalanan dinas di jajaran instansi teknis ditiadakan. Hal ini diaktakannya dalam rangka menunjukkan empati kepada masyarakat bagaimana fokus pada kesehatan masyarakat terkhusus saat ini sedang penerapan PPKM darurat.

"Terutama masyarakat miskin, jangan sampai masyarakat miskin malah tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Maka pemerintah harus bisa memetakan masyarakat yang benar-benar terdampak dan pemerintah harus ada untuk membantu," pungkas Muhammad Fauzie.

[Update Berita Seputar Kota Pontianak]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved