UAS Mengaku Alami Gejala Covid-19, Tulang Serasa Mau Putus Sampai Tulis Surat Wasiat ke Anak
Hari ketiga dan hari keempat ketika dipakai topi ni, rasanya jarum dan kaca tajam ditusuk-tusukkankan ke kepala
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam ceramah di Musawarah menceritakan dirinya pernah merasakan akan mati.
Menurutnya, perasaan itu muncul setelah dirinya merasakan tulang-tulangnya mau putus setibanya di rumah dari luar kota.
Menurut UAS, hal itu dirinya rasakan pada hari kesatu dan hari kedua. Terutama pada tulang-tulang sendi.
"Hari ketiga dan hari keempat ketika dipakai topi ni, rasanya jarum dan kaca tajam ditusuk-tusukkankan ke kepala," jelas UAS dilansir dari Youtube Ustadz Abdul Somad Official.
• Apakah Ustadz Abdul Somad Pernah Positif Covid-19? UAS: Cirinya Ada, Saya Tak Periksa
Ustadz Abdul Somad melanjutkan, pada hari kelima dan keenam, UAS mengatakan dirinya membeli durian.
Saat itu, dirinya tak bisa mencium bau durian hingga akhirnya tidak dimakan.
"Saya cium, tak ada baunya sama sekali. Tapi Ustadz tak pernah kena Covid? Saya tak periksa. Tapi ciri-ciri itu ada," lanjut UAS.
"Disitulah saya merasa durian sudah tak enak lagi. Tak saya makan," katanya.
UAS mengatakan, saat itulah dirinya mengambil kertas dan menulis pesan untuk anaknya.
Dalam tulisannya, UAS meminta sang anak untuk tidak pergi ke dukun.
Selain itu, UAS juga meminta anaknya agar mengirim Al Fatihah.
• Tak Hafal Bacaan Sholat Bagaimana? Begini Kata Ustadz Abdul Somad, Buya Yahya dan Ustadz M Khoir
"Wahai anakku. Kalau aku mati jangan kau ke dukun. Kau musti mentauhidkan Allah. Kau kirim aku al Fatihah," kata UAS.
"Kau doakan aku. Kau musti sekolah masuk pesantren ngafal Quran," ceritanya.
UAS menjelaskan, pesan itu disampaikan ke anaknya karena menyangka pada hari kesembilan dan kesepuluh, nafas sudah pendek sekali.
"Judulnya setengah nafasku pergi," kata UAS.