Breaking News:

Jam Operasional Tempat Usaha di Pontianak hingga Pukul 17.00 WIB, Sutarmidji: Bandel Tutup Saja

Sutarmidji mengungkapkan, Satgas Covid-19 Kalbar hanya memberikan instruksi, sedangkan untuk impelementasi ada di Satgas kabupaten kota.

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO
Gubernur Kalbar Sutarmidji saat meninjau operasional Mega Mall Pontianak, Kamis 8 Juli 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala daerah diminta menindak tegas setiap pelanggaran selama pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Hal itu disampaikan langusng Gubernur Kalbar, H Sutarmidji. Bahkan, Sutarmidji meminta tak ragu untuk memberikan sanksi jika dilakukan pelanggaran berulang.

Ia mencontohkan, ada pelanggaran jam operasional yang dilakukan satu diantara tempat usaha di Kota Pontianak. Jika masih melanggar, ia meminta diberikan sanski tegas untuk ditutup lebih lama.

''Kemarin di tutup satu minggu, masih bandel lagi, tutup saja saya bilang Pak Wali satu bulan, tidak apa-apa. Kita lebih mementingkan sekarang keselamatan masyarakat, jangan dengar yang lain-lain,'' tuturnya, pada Kamis 8 Juli 2021.

Ia menilai, dalam penanganan Covid-19 memang harus tegas. Karena, ia menilai, masyarakat juga harus ditegaskan.

Sutarmidji, mengungkapkan, apabila masih ada warung kopi (warkop) yang tutup pukul 20.00-21.00 WIB harus disanksi tutup sebulan untuk memberi efek jera. “Karyawan warkop itu harus vaksin semua, tidak bisa lagi lembek gitu,” katanya.

Sutarmidji mengungkapkan, Satgas Covid-19 Kalbar hanya memberikan instruksi, sedangkan untuk impelementasi ada di Satgas kabupaten kota.

“Saya sebagai gubernur tidak bisa intervensi kewenangan mereka, tapi sifatnya antarwilayah itu kewenangan saya. Itu harus dilakukan,” imbuhnya.

Dukung Penerapan PPKM Darurat XL Center Sediakan Layanan Online

Selain itu, Midji juga menyoroti tingkat keterisian rumah sakit di Kota Singkawang yang sudah penuh. Ia meminta itu segera diturunkan.

“Mereka harus turunkan BOR RS atau bisa nambah bed atau lainnya. Kalau RSUD Soedarso dibanding kemarin ada penurunan, karena melihat hasil swab ada 16 pasien sudah negatif tapi yang masih mendekati angka itu,” jelasnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved