Breaking News:

Gubernur Sutarmidji Minta Polda Kalbar Tangkap yang Komentar Negatif Pada Program Pemerintah

Ia telah meminta kepada Kapolda beserta jajaran kepolisian untuk tegas saja. Begitu ada komentar negatif baik di medsos dan sebagainya untuk ditangkap

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Lismaryani Sutarmidji bersama Gubernur Sutarmidji meninjau vaksinasi untuk masyarakat umum usia 18 tahun ke atas di GOR SSA Pontianak, Minggu 4 Juli 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan sudah meminta kepada Kapolda Kalbar untuk menangkap siapapun yang berkomentar menghambat program pemerintah dalam menangani covid-19.

Ia menegaskan orang-orang yang seperti ini hanya memikirkan dirinya sendiri.

“Otaknya tidak berpikir untuk kepentingan orang lain. Jadi jangan sampai membodohi masyarakat dengan memberikan komentar-komentar yang seakan-akan yang dilakukan pemerintah itu salah,”tegasnya.

Ia telah meminta kepada Kapolda beserta jajaran kepolisian untuk tegas saja. Begitu ada komentar negatif baik di medsos dan sebagainya untuk ditangkap saja.

Puluhan Pengunjung Cafe di Pontianak Positif COVID-19, Sutarmidji Sebut PPKM di Daerah Belum Efektif

“Kalau perlu langsung saja diproses, supaya dia bisa sadar. Saya pastikan yang suka komentar yang miring itu, begitu urusan dengan aparat penegak hukum pasti nangis. Saya pastikan nangis. Karena yang gitu-gitu itu omongnya saja besar. Nyalinya itu kaya tempe dan tahu,”tegasnya kembali.

Ia mempersilahkan kalau masih ada yang suka meremehkan kebijakan pemerintah, sekarang sudah pada tataran tidak lagi mentoleransi, tapi melakukan tindakan aturan-aturan sesuai hukum yang tak pandang bulu.

Sutarmidji juga mengajak sampai tingkat RT agar mendata warganya supaya segera divaksin.

“Kemudian kalau ada warganya yang positif segera mintakan obatnya dan semuanya kita lakukan secara gratis,”ujarnya

Ia berharap semua yang dilakukan oleh dokter, perawat, tenaga medis lainnya, petugas vaksin, TNI-Polri itu menjadi amal ibadah.

Gubernur Sutarmidji mengatakan giat vaksinasi yang dilaksakan PKK Provinsi pendaftarnya mencapai 600 orang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved