Lawan Covid19

Mengapa Kasus Covid-19 pada Anak Indonesia Naik Drastis, Ini 5 Faktor Penyebabnya

Direktur Eksekutif Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) Henrietta Fore bahkan mengatakan saat ini di dunia setiap menit 4 anak meninggal

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Selanjutnya pada periode 14 hingga 20 Juni 2021, di DKI Jakarta ada 10.967 kasus konfirmasi positif virus corona yang berasal dari klaster 912 keluarga.

Anak menjadi salah satu populasi yang rentan dalam keluarga. Aktivitas orang tua di luar rumah seharian berpotensi membawa virus masuk ke dalam rumah.

Penularan mudah terjadi karena protokol kesehatan sangat rendah dijalankan di tingkat rumah tangga.

Populasi rentan yang tidak terlindungi

Berbeda dengan kelompok lanjut usia dan masyarakat dengan penyakit penyerta, anak sebagai salah satu populasi rentan saat ini memiliki risiko tertular virus corona lebih tinggi.

Setidaknya ada dua faktor utama penyebab. Pertama, sulitnya perilaku kepatuhan anak dalam menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian mereka.

Kedua, belum berjalannya program vaksinasi pada seluruh kelompok umur anak. Saat ini izin penggunaan vaksin darurat baru dikeluarkan hanya untuk kelompok umur 12-17 tahun.

PENTING, Ketahui Cara Membuang Sampah Pasien Covid-19 yang Sedang Isolasi Mandiri

Kapasitas fasilitas kesehatan anak terbatas

Dalam perawatan kesehatan di rumah sakit, anak yang terinfeksi Covid-19 memerlukan bantuan orang tua untuk mendampingi khususnya bagi mereka yang masih bayi dan balita.

Hal ini menyebabkan perawatan anak yang terinfeksi tidak semudah perawatan orang dewasa.

Rumah sakit memerlukan sumber daya yang lebih banyak, mulai dari ruangan isolasi khusus hingga keperluan alat pelindung diri yang lebih banyak.

Dalam kondisi berat, perawatan anak untuk usia 0-28 hari dilaksanakan di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dan anak usia 1-18 tahun di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU).

Ketersediaan tempat tidur di ruang NICU dan PICU di rumah sakit jauh lebih sedikit dibanding ruang ICU untuk orang dewasa. Maka, akan sangat berbahaya jika terjadi lonjakan kasus anak.

Berdasar data RS Online Kementerian Kesehatan, di seluruh Indonesia, jumlah tempat tidur ICU untuk orang dewasa mencapai hampir 8.000-an tempat tidur. Sedangkan, NICU hanya ada 4.000-an dan PICU 1.000-an lebih.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved