Lawan Covid19

Mengapa Kasus Covid-19 pada Anak Indonesia Naik Drastis, Ini 5 Faktor Penyebabnya

Direktur Eksekutif Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) Henrietta Fore bahkan mengatakan saat ini di dunia setiap menit 4 anak meninggal

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Tidak hanya di Indonesia, saat ini peningkatan jumlah kasus infeksi virus corona pada anak juga terjadi di berbagai negara.

Sebuah studi dari Imperial College of London menemukan bahwa pada periode 20 Mei hingga 7 Juni di Inggris jumlah kasus Covid-19 pada anak usia 5-12 tahun naik lima kali lipat dibanding periode waktu sebelumnya.

Fenomena yang sama terjadi di Amerika Serikat.

Menurut American Academic of Pediatrics, sejak pandemi dimulai, kasus infeksi pada anak mewakili 14,2% dari total akumulasi kasus di sana.

Namun pada Juni hingga pekan kedua, telah terjadi lonjakan kasus yang sangat signifikan. Selama dua pekan tersebut, kasus Covid pada anak-anak mencapai 24,6% dari kasus Covid-19 mingguan baru yang dilaporkan.

Gejala Covid-19 Varian Delta Pada Anak Tunjukan Ruam di Kulit, Waspada Infeksi Lainnya Berikut Ciri

Mutasi virus

Seiring dengan perkembangan pandemi Covid-19, beberapa mutasi virus corona telah muncul dan terus berlanjut. Saat ini, menurut Badan Kesehatan Dunia, varian delta menjadi kasus dominan di seluruh dunia.

Varian delta kini telah menyebar ke 92 negara, termasuk Indonesia. Varian delta saat ini telah menyebabkan lebih dari 60% kasus baru di Inggris dan 10% di Amerika Serikat.

Sebuah studi menunjukkan varian delta sekitar 60% lebih menular daripada alfa, padahal varian alfa lebih menular daripada jenis asli yang muncul pertama di Wuhan, Cina, pada akhir 2019.

Pada anak, varian ini diduga menjadi salah satu faktor meningkatnya kasus pada saat ini. Menurut Anthony Fauci, Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Amerika, anak-anak “lebih mungkin terinfeksi” dengan varian delta jika dibandingkan dengan varian alfa karena lebih mudah menular.

Ciri-ciri Gejala Covid Delta ! Sifatnya Sangat Mudah Menular dan Lebih Berbahaya

Klaster keluarga tinggi

Saat ini klaster keluarga masih mendominasi sumber penularan yang terjadi pada anak-anak.

Sejak awal Maret 2020 hingga 24 Juni 2021, misalnya, telah ada 4.224 anak yang dilaporkan positif Covid-19 di Kabupaten Bogor dengan klaster keluarga sebagai sumber penularan terbesar.

Selanjutnya pada periode 14 hingga 20 Juni 2021, di DKI Jakarta ada 10.967 kasus konfirmasi positif virus corona yang berasal dari klaster 912 keluarga.

Anak menjadi salah satu populasi yang rentan dalam keluarga. Aktivitas orang tua di luar rumah seharian berpotensi membawa virus masuk ke dalam rumah.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved