Breaking News:

Setiap Hari 100 Warga Pontianak Tertular Covid-19, Edi Kamtono: Lebih Banyak Klaster Keluarga

Saat ini Kota Pontianak berada di zona merah, skornya 1,4. Artinya, tingkat ketertularan masyarakat sudah tinggi rata-rata di atas 100 per hari,

Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ Muhammad Rokib
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Berdasarkan data peta sebaran kenaikan kasus Covid-19 yang dilansir Dinas Kesehatan (Diskes) Kalbar per Minggu 27 Juni 2021, Kota Pontianak kembali ke zona merah.

Kota Pontianak sebelumnya juga pernah berada di zona merah, awal November 2020 lalu.
Wali Kota (Wako) Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan, Kota Pontianak berada pada zona merah dengan skor 1,43.

Ia menjelaskan, skor tersebut menunjukkan bahwa angka ketertularan Covid-19 di masyarakat sudah tinggi. Bahkan ia menyebutkan, rata-rata per hari di atas angka 100 orang dinyatakan positif Covid-19.

"Saat ini Kota Pontianak berada di zona merah, skornya 1,4. Artinya, tingkat ketertularan masyarakat sudah tinggi rata-rata di atas 100 per hari," ungkapnya, Selasa 29 Juni 2021.

"Nah, sejak awal Juni 2021 sudah diprediksi terjadi peningkatan kasus di Kota Pontianak, terutama yang bergejala juga dan sudah hampir merata di setiap sektor komunitas, misalnya perkantoran. Seperti di pemkot itu sudah hampir merata semuanya, terus sekarang ini klaster keluarga. Bahkan, lebih banyak klaster keluarga, itu dari anak, istri, suami, karena satu rumah," ungkapnya.

Cegah Covid-19 Didalam Lapas, Pegawai Lapas Kelas 2 A Pontianak dan Keluarganya Jalani Vaksinasi

Hingga saat ini, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Pontianak sebanyak 2.553 orang dan sembuh sebanyak 2210. Sedangkan yang masih dalam perawatan 277 orang, dan meninggal sebanyak 66 orang.

Tingginya tingkat ketertularan kasus Covid-19 ini, menurut Edi, dikarenakan memang mobilitas masyarakat di Kota Pontianak cukup tinggi. Terutama kegiatan-kegiatan setelah Lebaran Idul Fitri lalu.

Maka berbagai kebijakan telah diambil oleh Satgas Covid-19 Kota Pontianak, satu di antaranya menerapkan PPKM berskala mikro secara ketat selama 14 hari, sejak 14 Juni sampai 27 Juni 2021.

"Kita sudah menerapkan PPKM secara ketat selama 14 hari sampai (27 Juni) kemarin dan sampai saat ini masih dievaluasi. Kemungkinan akan diperpanjang dan akan lebih diperketat untuk menurunkan tingkat ketertularan, satu-satunya jalan adalah dengan membatasi aktivitas dan mobilitas," tegas Edi Kamtono.

Edi Kamtono menerangkan, perpanjangan PPKM ini memang lebih diperketat dari sebelumnya, hal tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved