RUANG ISOLASI Penuh RSUD Abdul Aziz Singkawang Fungsikan Ruang IGD untuk Rawat Pasien COVID-19

Hal ini juga dibenarkan oleh Plt Direktur RSUD Abdul Aziz Kota Singkawang, dr Ruchanihadi saat diwawancarai awak media pada Rabu 30 Juni 2021 siang.

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Rizki Kurnia
Plt Direktur RSUD Abdul Aziz Kota Singkawang, dr Ruchanihadi saat meninjau ruang Isolasi di IGD RSUD Abdul Aziz Kota Singkawang. Rabu 30 Juni 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Ruangan isolasi pasien Covid-19 di RSUD Abdul Aziz penuh. Hal ini disebabkan meningkatnya jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Singkawang saat ini.

Berdasarkan data yang dirilis Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Singkawang, saat ini terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 914 kasus, dimana 35 kasus diantaranya tengah dirawat di RSUD Abdul Aziz.

Hal ini juga dibenarkan oleh Plt Direktur RSUD Abdul Aziz Kota Singkawang, dr Ruchanihadi saat diwawancarai awak media pada Rabu 30 Juni 2021 siang.

Ia mengatakan, ruang utama isolasi bagi pasien Terkonfirmasi positif Covid-19 di RSUD Abdul Aziz terbagi menjadi dua bagian. Yaitu 18 kamar di lantai dua Rumah Sakit dan 20 kamar di lantai dasar Rumah Sakit.

Jumlah Kasus Positif Covid-19 Kota Singkawang Capai 914 Kasus, 123 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh

"Semua kamar sudah terisi, ada yang satu kamar diisi satu pasien, ada juga berberapa kamar diisi dua pasien yang memenuhi syarat," ujar dr Ruchanihadi kepada wartawan, Rabu 30 Juni 2021.

Akibat penuhnya pasien positif Covid-19 di ruang isolasi ini, pihak RSUD Abdul Aziz terpaksa menempatkan sejumlah pasien positif Covid-19 baru di bagian instalasi gawat darurat (IGD).

Ruang IGD yang seharusnya hanya digunakan untuk menangangi pasien dalam kondisi yang darurat dan butuh penanganan segera, kini terpaksa digunakann untuk menampung sekitar 10 pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Dari pantauan Tribunpontianak di RSUD Abdul Aziz, masing-masing pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil PCR maupun Antigen, ditempatkan di setiap ruangan berbeda.

Satu ruangan diisi oleh satu pasien berbeda, berberapa ruangan dibatasi dengan pintu dan dinding kaca, sementara berberapa ruang lainnya tidak memiliki pintu dan hanya ditutup dengan tirai hijau.

Pemkot Singkawang Buka Pendaftaran Vaksinasi Masyarakat Umum, Calon Penerima Vaksin Cukup Bawa E-KTP

"Karena kondisi ruangan isolasi saat ini sedang penuh, jadi ada antrian (pasien positif Covid-19) di IGD yang belum masuk ruang isolasi," terangnya.

Meski menjalani isolasi di ruang IGD, dr Ruchanihadi mengatakan, pelayanan dan perawatan yang diberikan kepada para pasien Covid-19 ini tetap maksimal, sama seperti pasien yang dirawat di ruang isolasi utama.

"Perawatannya dan penangannya sama, cuma diberikan ke ruang IGD sembari menunggu ruang isolasi utama," jelasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved