Kapolsek Siantan Nilai Efek Vaksin Ampuh Tangkal Covid-19
“Jadi vaksinasi ini berfungsi untuk membentuk herd immunity pada setiap wajib vaksin agar bisa segera mengakhiri masa pandemi secepatnya,” katanya.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Jajaran TNI-POLRI yang saat ini tengah gencar melaksanakan Serbuan Vaksinasi telah membentuk Gerai Presisi di tiap kecamatan dan bekerja sama dengan tenaga kesehatan setempat.
Kapolsek Siantan IPTU Rahmad Kartono dalam hal ini terus mengimbau agar masyarakat tidak perlu takut akan vaksin, karena tidak punya efek samping.
“Sebab, vaksin yang saat ini digunakan, sudah memiliki ijin BPOM RI dan sertifikat halal dari MUI. Program vaksinasi nasional diluncurkan dengan tujuan agar makin banyak masyarakat yang mendapatkan vaksin,” ujarnya.
Dengan demikian, menurutnya nantinya dalam tubuh masyarakat memiliki kekebalan, sehingga tidak mudah tertular Covid-19, termasuk bertujuan untuk menekan angka kematian akibat virus Corona.
• Keroyok Manager SPBU Sungai Nipah Mempawah, Tiga Pengantri BBM Diamankan Polsek Siantan
“Jadi vaksinasi ini berfungsi untuk membentuk herd immunity pada setiap wajib vaksin agar bisa segera mengakhiri masa pandemi secepatnya,” katanya.
Vaksin juga terbukti ampuh dalam menekan risiko penyebaran Corona, hal ini terlihat dari para tenaga kesehatan (nakes) dan personel TNI-POLRI yang sudah terlebih dahulu menjalani vaksinasi.
“Ini membuktikan, bahwa vaksin sangat efektif untuk mencegah penularan penyakit berbahaya ini dengan cara yang aman,” lanjutnya.
Ia mencontohkan, para nakes adalah orang pertama yang menangani pasien covid, sehingga wajib meningkatkan imunitas tubuhnya sendiri.
“Para nakes bisa cepat sembuh karena hanya merasakan gejala covid yang ringan. Penyebabnya, karena mereka sudah mendapatkan vaksin Sinovac pada gelombang pertama program vaksinasi nasional, awal tahun ini,” ungkapnya.
Hal ini menurutnya amat menggembirakan, karena menunjukkan efektivitas vaksin Corona pada tubuh manusia.
Ketika para nakes lekas sehat, maka masyarakat yang akan diuntungkan, karena mereka bisa langsung ditangani dengan maksimal.
“Bayangkan jika tidak ada tenaga medis di Rumah Sakit karena mereka tertular Corona, bagaimana dengan pasien? Maka wajar jika nakes yang mendapatkan giliran pertama untuk vaksinasi,” paparnya.
Saat sudah ada buktinya, maka tingkat kepercayaan masyarakat akan naik dan mereka mau divaksin dengan suka hati.
Setelah divaksin, maka imunitas tubuh akan meningkat dan ketika terserang Covid-19, hanya mengalami gejala ringan.
“Dalam artian, hanya seperti penyakit flu biasa, dan butuh istirahat cukup, obat-obatan, vitamin, serta makanan yang bergizi. Masyarakat pun tak jadi takut akan vaksin, karena sudah melihat sendiri kenyataannya, bahwa vaksin bisa menggebuk Corona dan meringankan deritanya. Pasien yang kena Corona, bisa lekas sembuh dan tidak akan terancam kematian,” ungkapnya lagi.