Perpanjang Vaksinasi Massal, Bupati Muda : Covid-19 Bukan untuk Ditantang, Tapi Dihindari
pelaksanaan pemberian vaksinasi Covid-19 yang digelar secara massal oleh Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Kesehatan, berhasil menyuntikkan
Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengapresiasi semangat dan keikutsertaan masyarakat yang kian masif, dalam melakukan penyuntikkan vaksinasi Covid-19 diwilayahnya.
Sebab, pelaksanaan pemberian vaksinasi Covid-19 yang digelar secara massal oleh Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Kesehatan, berhasil menyuntikkan lebih dari 6000 masyarakat selama empat hari.
"Pelaksanaan vaksinasi massal yang telah kita gelar selama empat hari kemarin sangat luas bisa, masyarakat yang telah menerima pada pelaksanaan itu melebihi target, dan mencapai lebih dari 6.300 orang," ungkap Muda Mahendrawan kepada Tribun, pada Minggu 27 Juni 2021.
"Dengan begitu kita sadari masyarakat semakin memahami dan menyadari bahwa ini Vaksinasi merupakansebagai salah satu kebutuhan saat ini," sambungnya.
• 6.393 Warga Kubu Raya Terima Vaksinasi Massal di Kantor Bupati
Muda pun menyampaikan, pelaksanaan Vaksinasi Massal tersebut bakal diperpanjang dari 28 hingga 30 Juni 2021 mendatang.
Dengan begitu, Muda optimis bahwa penyerbuan vaksinasi yang dilakukan secara massal ini akan dapat mencapai target keseluruhan masyarakat yang berhak menerima vaksinasi.
"Sekarang prioritas utama kita untuk lansia kurang lebih 40 ribuan. Nah mudah-mudahan kita bisa mengejar percepatan ini. Termasuk untuk dipuskesmas masing-masing di 20 puskemas itu juga nantinya setelah digelar secara massal akan melayani lansia-lansia dan untuk layanan publik. Dan publik itu baik pemerintah maupun swasta dan masyarakat umum lainnya," imbuhnya.
(Update Infromasi Seputar Kabupaten Kubu Raya)
Bupati itu menyatakan, bahwa pandemi Covid-19 bukanlah sesuatu yang harus dilawan dengan menantang, tapi harus dengan dihindari.
Untuk itulah, upaya pengetatan protokol kesehatan dan vaksinasi ini akan menjadi modal melawan penyebaran Covid-19.
Apalagi diketahui, Muda menilai penyebaran varian baru Covid-19 yang saat ini bermunculan lebih ganas dibanding varian sebelumnya.
"Covid-19 ini bukanlah sesuatu untuk dilawan dengan menantang, tapi harus menghindarinya. Cara menghindari itu bisa dengan apabila ada kerumunan dan keramaian bisa kita hindari, kemudian tetap terus mengetatkan protokol kesehatan," terangnya.
"Walaupun sudah menerima vaksin, ingat masker juga harus terus menjadi budaya kita sehari-hari, kemudian juga cuci tangan dan menghindari keramaian dan kerumunan," lanjutnya.
• Vaksinasi Massal di Kubu Raya Diperpanjang Hingga 30 Juni 2021
Pada kesempatan inipula, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memperdebatkan apakah vaksinasi Covid-19 berbahaya atau tidak.
Terpenting, imbuh Bupati Kubu Raya itu meminta masyarakat melakukan upaya nyata dengan saling melindungi dari penyebaran Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/cvcvvvbfgf-gfg-fgfgfgfgfg.jpg)