Tes Genome Sequencing Varian Delta, Apa yang Harus Kita Lakukan Saat Curiga Terpapar Covid Baru?
aat curiga telah terpapar Covid-19, seringkali orang bingung harus memilih tes swab antigen atau PCR test. Apalagi di tengah kondisi kasus Covid-19 ya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Banyak varian virus baru yang sudah menular di lingkungan kita.
Menjaga prokes adalah hal penting kita lakukan agar tidak terpapar virus Covid-19.
Jika kita mengetahui sudah terpapar Covid atau tubuh memberikan sinyal covid, apa saja hal yang harus kita lakukan?
Dikutip dari Kompas.com, saat curiga telah terpapar Covid-19, seringkali orang bingung harus memilih tes swab antigen atau PCR test. Apalagi di tengah kondisi kasus Covid-19 yang terus meningkat saat ini.
Varian Delta yang lebih menular, diyakini bertanggung jawab atas peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi di Indonesia.
[Update Berita Lainnya Disini]
• Varian Baru Delta Covid-19 Lebih Cepat Menular dan Cenderung Menyerang Pasien di Bawah Usia 18 Tahun
Bahkan, varian yang awalnya ditemukan di India ini kian meningkatkan risiko penularan Covid-19 hingga peningkatan perburukan penyakit.
Kondisi ini membuat orang khawatir, apakah dirinya terpapar virus corona atau tidak.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Primaya Hospital Pasar Kemis, dr. Kiki Maharani, Sp.PD menjelaskan bahwa penularan virus corona dari varian Delta, sebenarnya sama seperti Covid-19 biasa.
"Hanya dia (varian Delta) lebih massif dan responsif, terutama secara klinis, dan lebih cepat terjadi perburukan. Baik pada orang yang punya komorbid atau tidak ada komorbid, tetapi tentu yang punya komorbid lebih agresif," ungkap dr Kiki, Sabtu 26 Juni 2021.
Untuk bisa mengetahui seseorang terinfeksi varian Delta atau tidak, maka diperlukan pemeriksaan khusus dengan genome sequencing.
• Vaksin Tanpa Syarat Domisili Nih ! Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Hapus Syarat KTP Domisili Vaksin
"Kalau secara umum, pemeriksaan (tes Covid-19) sama, seperti virus Covid-19 pada umumnya," kata dr Kiki.
Dr Kiki menegaskan bahwa gold standar tes Covid-19 tetaplah melalui Reverse-transcriptase Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) menggunakan teknis tes usap atau swab.
"Sedangkan tes antigen untuk mengetahui apakah kita positif atau negatif Covid-19 secara cepat, karena hanya dengan waktu 15 sampai 30 menit bisa langsung mengetahui hasilnya," jelas dr Kiki.
Sedangkan tes PCR, hasil tes Covid-19 membutuhkan waktu yang lebih lama, bisa 24 jam atau lebih.
Namun, saat curiga terpapar Covid-19 dari seseorang yang positif terinfeksi virus corona, maka minimal tes swab antigen bisa dilakukan.