Kadiskes Kalbar Pastikan Pelayanan RSJ Provinsi Kalbar di Singkawang Tidak Lockdown

Seandainya perawat, dokternya, tenaga penunjangnya kena, otomatis kita datangkan tenaga dari luar untuk membantu pelaksanaan disana

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi KalBar, Harisson. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson menyampaikan, memang benar adanya pasien dan perawat Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Kalbar di Kota Singkawang Kalimantan Barat, Sabtu 26 Juni 2021.

Harisson mengatakan bahwa dirinya sudah meminta direktur RSJ untuk melakukan tracing.

"Memang ada perawat yang terkonfirmasi positif covid-19. Begitu juga ada beberapa pasien yang Terkonfirmasi Positif Covid-19 tapi mereka ini Orang Tanpa Gejala. Nah kita sudah meminta Direktur rumah sakit jiwa Singkawang untuk terus melakukan tracing dan testing," ujar Harisson.

"Semua perawat semua petugas kesehatan dan tenaga penunjang semuanya dilakukan tes PCR," tambahnya.

Seluruh Pasien Sudah Divaksinasi, 13 Pasien RSJ Kalbar Terindikasi Positif Covid-19

Ia mengatakan jika hasil dari tes PCR sudah keluar terhadap perawat maupun petugas lainnya, maka akan dilakukan pemilahan, jika ada yang ditemukan Positif maka akan dilakukan isolasi mandiri, Kemudian untuk yang negatif maka akan tetap bekerja seperti biasa dengan Penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Demikian juga, ia memastikan bahwa pelayanan di RSJ Provinsi Kalbar yang ada di Kota Singkawang tidak Lockdown.

"Kalau sudah ada hasil, baru kita lakukan pemilahan mana yang harus isolasi mandiri dan mana yang harus bekerja kalau dia negatif. Karena kalau RSJ di Singkawang sebenarnya tidak boleh stop pelayanannya. Siapa yang akan meyalani pasien-pasien yang sedang dirawat kalau dia Lockdown," ungkapnya.

Hasil tes PCR terhadap perawat ataupun petugas lainnya akan keluar beberapa hari ini. Sehingga semua pasien di RSJ juga akan dilakukan tracing

"Seandainya perawat, dokternya, tenaga penunjangnya kena, otomatis kita datangkan tenaga dari luar untuk membantu pelaksanaan disana," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved