Peran JKN-KIS Terhadap Pemulihan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19

Multiplier effect yang ditimbulkan oleh program JKN-KIS telah memiliki dampak terukur dari sisi peningkatan persentase peserta

Editor: Nina Soraya
Tribunpontianak.co.id/Istimewa
dr. Adiwan Qodar, AAAK, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pontianak / Mahasiswa Magister Manajemen FEB UNTAN Angkatan 44. 

Oleh: dr. Adiwan Qodar, AAAK, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pontianak / Mahasiswa Magister Manajemen FEB UNTAN Angkatan 44.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pandemi Covid-19 adalah ujian ketahanan suatu bangsa yang menyebabkan krisis multidimensi, dimana tidak hanya berdampak terhadap sektor kesehatan tetapi juga ke sektor lainnya khususnya ke perekonomian negara.

Rentannya wabah ini menular antar manusia membuat pemerintah di masing-masing negara harus membatasi mobilisasi seluruh warganya termasuk aktivitas perekonomian.

Hal ini bukan hanya berdampak pada sisi demand dari perekonomian, namun juga sisi supply perekonomian, sehingga menyebabkan daya tekannya pada perekonomian menjadi sangat kuat di banyak negara termasuk di Indonesia.

Cara Ganti Faskes BPJS Kesehatan via Aplikasi Mobile JKN dan Manfaat BPJS Kesehatan

Perekonomian di Indonesia selama tahun 2020 mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 2,07 persen (c-to-c) dibandingkan tahun 2019. (BPS, 2021). 

Berdasarkan publikasi pada Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2021, APBN difokuskan untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial serta menjadi momentum berbagai reformasi kebijakan sehingga mempercepat proses pemulihan di berbagai bidang.

Pemerintah merancang program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang bersifat komprehensif, dengan menyasar berbagai klaster kebijakan seperti pada bidang kesehatan, perlindungan sosial, dukungan terhadap pemerintah daerah serta dukungan pada dunia usaha (korporasi dan UMKM).

Menko Airlangga : Penguatan Ekspor-Impor Lanjutkan Tren Pemulihan Ekonomi

Melalui program PEN, pemerintah berharap ekonomi nasional bisa kembali bangkit sehingga laju pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa terealiasi sesuai dengan target (4,5-5,3 persen year-on-year).

Sistem kesehatan seluruh negara di dunia menghadapi ujian dengan adanya wabah pandemi Covid-19 ini. Negara dengan health security yang kuat memiliki kapasitas lebih besar dalam menghadapi terjangan pandemi ini.

Pendemi Covid-19 seharusnya menjadi momentum untuk melakukan penguatan Sistem Kesehatan Nasional (SKN) di setiap negara , termasuk di Indonesia dengan skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sudah dimiliki oleh bangsa ini.

Jaminan Kesehatan Nasional merupakan bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang diatur penyelenggaraannya berdasarakan UU No. 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (Poerwanto, 2021).

Cara Lapor Peserta JKN KIS Meninggal Dunia ! Cara Melapor Peserta BPJS Kesehatan Meninggal Dunia ?

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah dinikmati oleh masyarakat Indonesia selama lebih dari enam (enam) tahun sejak pertama kali dimulai pada tahun 2014 dengan menggunakan kartu Indonesia sehat (KIS).

Dengan terimplementasinya program JKN-KIS diharapkan tidak terdapat hambatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhannya (Rahmawati, Marlon, Kusmanto, & Isnaini, 2019).

Melalui program JKN-KIS, seluruh peserta diharapkan memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar Iuran Jaminan Kesehatan atau Iuran Jaminan Kesehatannya dibayar oleh Pemerintah Pusat dan/ atau Daerah. (Perpres 82, 2018) 

Cara Cek Status Peserta BPJS Kesehatan Melalui Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile atau JKN Mobile

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved