Breaking News:

Pesan Atbah Kepada Bupati Sambas Satono dan Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Dia menuturkan, jika program nasional yang ada di Kecamatan Sajingan Besar dan Paloh itu selsai, seperti jalan Sanjingan-Paloh, maka akan berdampak pa

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sambas H Satono saat bersalaman dengan Bupati Sambas periode 2016-2021 Atbah Romin Suhaili, dan disaksikan oleh Asisten 2 bidang perekonomian dan pembangunan, Gubernur Kalimantan Barat, Drs Junaidi MM, di aula utama Kantor Bupati Sambas, Rabu 16 Juni 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Masa jabatan Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili dan Wakil Bupati Sambas Hj Hairiah, resmi berakhir pada 13 Juni 2021 kemarin. Dengan berakhirnya masa jabatan itu, Gubernur Kalimantan Barat mengangkat Bupati terpilih pada Pilkada serentak 2020 kemarin, H Satono dan Fahrur Rofi sebagai pengganti Atbah-Hairiah.

Pada saat pelaksanaan serah terima jabatan (Sertijab) jabatan Bupati Sambas kepada Bupati Sambas yang baru. Mantan Bupati Sambas periode 2016-2021, Atbah Romin Suhaili menyampaikan beberapa hal penting kepada H Satono dan Fahrur Rofi, di Aula utama Kantor Bupati Sambas, Rabu 16 Juni 2021.

Pada kesempatan itu, dia berpesan agar rencana program pembangunan baik di daerah dan rencana pembangunan nasional di jalur strategis Kecamatan Sajingan Besar dan Kecamatan Paloh bisa di lanjutkan, dan terealisasi.

Dia menuturkan, jika program nasional yang ada di Kecamatan Sajingan Besar dan Paloh itu selsai, seperti jalan Sanjingan-Paloh, maka akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sambas. Khususnya untuk warga di perbatasan.

"Program-program nasional mudah-mudahan bisa segera terealisasi untuk mempercepat pembangunan di perbatasan. Agar bisa memberikan optimistis kita untuk memberikan pembangunan seperti yang di perintahkan oleh Presiden," ujarnya, Rabu 16 Juni 2021.

Dia menuturkan, selama dia dan Hj Hairiah menjabat sudah ada beberapa pekerjaan yang selsai. Dan memang dirasakan masih perlu dilanjutkan, untuk itu dia berharap agar program-program itu bisa dilanjutkan oleh Bupati Sambas Satono.

Hari Pertama Kerja, Satono-Rofi Dijadwalkan Akan Melaksanakan Rakor Lintas OPD dan Camat

Dia mencontohkan, pembangunan jalan menuju Jembatan sungai Sambas Besar (JSSB), dengan menggunakan anggaran provinsi. Kata dia, itu merupakan satu diantara impian masyarakat Sambas agar ada jembatan penghubung antara Sambas dan pulau beranyut, yakni Kecamatan Teluk Keramat, Tekarang, Tangaran, Jawai dan Jawai Selatan.

"Sekarang jalan menuju Jembatan sungai Sambas Besar sudah selsai. Dan mudah-mudahan pembangunan jembatan itu bisa selsai pada tahun 2023," tuturnya.

Dan pesan terakhir Atbah adalah agar Satono-Rofi bisa menjalankan tugasnya dengan penuh semangat, ikhlas dan berhati-hati jangan sampai melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan tugas dan kewenangannya.

"KPK tiga kali datang ke Sambas. Mereka menyampaikan kepada kita agar jangan main-main dengan anggaran negara," katanya.

"Jangan korupsi, jangan menyeleweng uang negara. Dan itu amanah yang disampaikan kepada kita, nanti ada delapan poin penting yang disampaikan KPK, selanjutnya itu bisa disampaikan oleh bapak asisten 1 kepada bapak Bupati nanti," tuturnya.

Pada kesempatan itu, dia juga menyampaikan permohonan maafnya kepada para ASN di lingkungan Pemkab Sambas, kepada masyarakat Sambas dan lain sebagainya. Dia pun mendoakan, agar pembangunan Kabupaten Sambas kedepan bisa semakin baik, dan bisa semakin maju. (*)

(Simak berita terbaru dari Sambas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved