Breaking News:

Dewan Sekadau Apresiasi Vaksin Lansia, Minta Masyarakat Tak Kendor Prokes

Paulus Subarno mengingatkan, masyarakat tidak perlu takut dengan vaksin Covid-19 karena aman dan sangat bermanfaat bagi peningkatan imunitas dan kekeb

Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota DPRD Kabupaten Sekadau, Paulus Subarno. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Anggota DPRD Kabupaten Sekadau, Paulus Subarno mengapresiasi program vaksinasi Covid-19 bagi lansia yang digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui Dinas Kesehatan, Rabu 16 Juni 2021.

Politisi partai Hanura itu, mengapresiasi upaya Pemkab Sekadau melalui Dinas Kesehatan dan Pemdes yang sudah menginstruksikan warganya untuk mengikuti program vaksinasi di fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia.

"Kita menghimbau masyarakat, terutama lansia untuk mendaftarkan diri sebagai penerima vaksin. Kita berharap bukan hanya lansia saja yang divaksin, tapi usia 40 ke atas juga," ujarnya.

Warga Sekadau Antusias Antarkan Lansia Terima Vaksin Covid-19

Paulus Subarno mengingatkan, masyarakat tidak perlu takut dengan vaksin Covid-19 karena aman dan sangat bermanfaat bagi peningkatan imunitas dan kekebalan tubuh terhadap virus.

Terkait efek samping atau gejala yang dirasakan usai divaksin seperti pegal, meriang dan demam. Menurutnya hal itu biasa terjadi. Yang berarti vaksin telah bekerja di dalam tubuh.

"Vaksin itu kan supaya kita kebal, jadi tidak usah ditakuti. Kalau demam, atau meriang itu artinya vaksin produktif di tubuh kita jadi tidak usah ditakuti," ungkapnya.

Terkait meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 dan kasus meninggal akibat Covid-19 di Kabupaten Sekadau. Legislator itu mengingatkan agar masyarakat tidak kendor terhadap penerapan protokol kesehatan. Terutama menerapkan 5M dalam aktivitas sehari-hari.

"Masih ada yang belum sadar Prokes, ada berkumpul, pertemuan tidak menerapkan 5M. Ini tugas kita bersama untuk mengingatkan satu sama lain. Terkait pembatasan di masyarakat, sudah harus dilakukan," tandasnya.

Menurutnya pembatasan di masyarakat (PPKM Mikro) yang selama ini berjalan harus lebih ditingkatkan. Baik itu di tempat kerja, rumah ibadah, dan tempat-tempat kegiatan, mengingat saat ini sudah banyak kasus Covid-19 yang terjadi di desa-desa. (*)

(Simak berita terbaru dari Sekadau)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved