Breaking News:

Lakukan Ilegal Fishing, KKP Amankan 12 kapal Asing dari Tiga Negara Tetangga

12 Kapal Asing yang diamankan yakni 3 Kapal berasal dari Malaysia, 7 Kapal berasal dari Vietnam, dan 2 Kapal Berasal dari Filipina.

TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto
Kapal Asing berbendera Vietnam dan Malaysia yang diamankan di Stasiun PSDKP Pontianak, Kamis 10 Juni 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pekan pertama di bulan Juni 2021, Kementrian Kelautan dan Perikanan berhasil mengamankan 12 Kapal Negara asing serta 7 Kapal Indonesia yang melakukan ilegal fishing di wilayah perwakilan Indonesia.

12 Kapal Asing yang diamankan yakni 3 Kapal berasal dari Malaysia, 7 Kapal berasal dari Vietnam, dan 2 Kapal Berasal dari Filipina.

Direktur Pemantauan dan Operasi Armada, Pung Nugroho Saksono yang memimpin langsung operasi kapal pengawas menyampaikan bahwa 4 kapal pengawas yang terdiri dari KP. Hiu 11, KP. Hiu Macan 1, KP. Hiu Macan Tutul 2 dan KP. Orca 3 berhasil menangkap 3 kapal berbendera Malaysia yaitu SFI-C2 3969, TRF 1034 dan SF3 1290

Satgaster Koramil 1202-09/Jagoi Babang Gagalkan 8 Warga Jatim Hendak Jadi TKI Ilegal ke Malaysia

Kemudian 7 kapal berbendera Vietnam yaitu KG 93094 TS, CM 91161 TS, CM 91884 TS, SBF 23, KG 91058 TS, KG 93055 TS, dan NQ 94274 TS.

(Update Informasi Seputar Kota Pontianak)

Kesepuluh kapal asing dari Vietnam dan Malaysia itu diamankan saat mencuri ikan di laut Natuna Utara Indonesia.

Saat ini, kapal asing dari Vietnam dan Malaysia itu sudah di Amankan di Stasiun PSDKP Pontianak guna proses lebih lanjut, sementara kapal asing dari Filipina diamankan di Stasiun PSDKP lain.

10 kapal asing berbendera Vietnam dan Malaysia ditangkap petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Laut Natuna Utara, da langsung dibawa ke Stasiun PSDKP Pontianak, Jalan Moh Hatta, Sungai Rengas, Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis 10 Juni 2021. Selain menangkap ikan secara ilegal di perairan Indonesia, para nelayan asing ini juga menangkap teripang secara destruktif dari dasar laut.
10 kapal asing berbendera Vietnam dan Malaysia ditangkap petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Laut Natuna Utara, da langsung dibawa ke Stasiun PSDKP Pontianak, Jalan Moh Hatta, Sungai Rengas, Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis 10 Juni 2021. Selain menangkap ikan secara ilegal di perairan Indonesia, para nelayan asing ini juga menangkap teripang secara destruktif dari dasar laut. (TRIBUNPONTIANAK/Destriadi Yunas Jumasani)

"3 Juni 2021 kita amankan 3 Kapal Nelayan Asing, 2 Vietnam , 1 Malaysia, lalu tanggal 5 Juni kita melumpuhkan 5 dari Vietnam, 2 dari Malaysia, lalu di tanggal 8 kita amankan 2 Kapal Filipina, 7 Kapal Indonesia yang melakukan ilegal fishing,"terangnya, pada konferensi pers di Stasiun PSDKP Pontianak, Kamis 10 Juni 2021.

Ipung mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan Kapal - kapal Vietnam itu spesialis menangkap Teripang atau timun laut di wilayah Natuna Utara, sementara kapal - kapal Malaysia menangkap ikan.

Kemudian, Ipunk juga menjelaskan bahwa operasi pengawasan yang dilakukan oleh KP. Hiu 15 di Laut Sulawesi pada berhasil mengamankan 2 kapal ikan asing ilegal berbendera Filipina yaitu FBCA "JOHN REC" dan DUDOTS PHANIE. 

Halaman
12
Penulis: Ferryanto
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved