Kerumunan Warga Jadi Hambatan Upaya Pemadaman Kebakaran di Sintang
Martin berharap, kedepan apabila ruko dibangun kembali agar memperhatikan sejumlah aspek, termasuk akses jalan
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Sintang Martin Nandung, mengungkapkan kerumuman warga di lokasi kebakaran mengambat upaya pemadaman.
Mobilisasi armada tersendat karena banyaknya warga yang memadati ruas jalan di kawasan ruko yang terbakar.
“Kendala adalah banyaknya warga yang berbondong-bondong memadati lokasi kebakaran sehingga menyulitkan akses keluar masuk kendaraan saat mengambil air di Sungai Kapuas. Seharusnya warga memberikan ruang untuk mobilitas kendaraan," kata Martin Nandung, Rabu 9 Juni 2021.
Kendala lainnya, pemadam kebakaran juga kesulitan sumber air. Sebab di lokasi kebakaran tidak ada sumber air seperti graound tank. Sehingga tim pemadam kebakaran harus mengambil air ke Sungai Kapuas.
• UPDATE Kebakaran di Komplek Pasar Tembesuk Sintang Diperkirakan Hanguskan 30 Ruko
"Untungnya air sungai sedang naik sehingga lebih mudah menjangkaunya," katanya.
Martin berharap, kedepan apabila ruko dibangun kembali agar memperhatikan sejumlah aspek, termasuk akses jalan untuk mempermudah mobil damkar melakukan pemadaman.
"Agar ke depannya rumah toko ini akan dibangun, dibuat lorong yang lebih besar dan bisa diakses oleh kendaraan pemadam kebakaran. Sehingga jika terjadi musibah kebakaran, kendaraan bisa masuk. Ada rencana kalau kita membangun waterfront Sungai Durian nanti, kita juga akan membangun ground tank beton dan hydrant sehingga akan memudahkan proses pemadam kebakaran ke depannya," ujar Marten. (*)
(Simak berita terbaru dari Sintang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kebakaran-di-sintangd.jpg)