Polda Kalbar

Polsek Mukok Tegaskan Kabar PETI di Desa Inggis Hoaks Setelah Pengecekan Langsung

Seluruh pihak yang hadir dalam pengecekan menyepakati bahwa informasi tersebut tidak berdasar.

Tayang:
Editor: Jamadin
Humas Polsek Mukok
CEK PETI - Jajaran Polsek Mukok cek PETI di Dusun Sejata, Desa Inggis, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, Kamis 9 April 2026 sekitar pukul 10.30 WIB. Kegiatan pengecekan dipimpin langsung oleh Kapolsek Mukok AKP Ambril, SH, MAP, bersama tujuh personel Polsek Mukok.  

Ringkasan Berita:
  • Dengan demikian, hasil yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.
  • Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan peninjauan langsung ke areal tambang milik PT SPM yang berada di Dusun Sejata.

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, SANGGAU - Kepolisian Sektor Mukok melakukan pengecekan langsung ke lokasi tambang milik PT Satria Pratama Mandiri (SPM) di Dusun Sejata, Desa Inggis, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, Kamis 9 April 2026 sekitar pukul 10.30 WIB. 

Langkah ini dilakukan menyusul beredarnya informasi terkait dugaan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang melibatkan warga negara asing (WNA) asal Cina di area tersebut.

Kegiatan pengecekan dipimpin langsung oleh Kapolsek Mukok AKP Ambril, SH, MAP, bersama tujuh personel Polsek Mukok

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Inggis Sunardi, SE Kepala Dusun Sejata Dede Syahrul, perwakilan PT SPM Hafid, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Kapolsek Mukok AKP Ambril dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang beredar di masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa pengecekan ini merupakan bentuk respons terhadap isu yang berpotensi menimbulkan keresahan publik.

Baca juga: Polsek Jajaran Polres Melawi Gencarkan Patroli dan Imbauan Cegah Aktivitas PETI

“Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar terkait dugaan aktivitas PETI yang melibatkan WNA di wilayah Desa Inggis.

Langkah ini penting agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat,” ujar AKP Ambril di lokasi kegiatan.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya sengaja melibatkan pemerintah desa dan unsur masyarakat guna memastikan transparansi dalam proses pengecekan.

Dengan demikian, hasil yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan peninjauan langsung ke areal tambang milik PT SPM yang berada di Dusun Sejata.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap lokasi yang sebelumnya disebut-sebut sebagai titik aktivitas PETI.

Perwakilan PT SPM, Hafid, menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah menjalin kerja sama dengan pihak manapun dalam pengelolaan lahan tambang.

Ia juga membantah adanya keterlibatan WNA dalam aktivitas apapun di area perusahaan.

“Pihak PT SPM tidak pernah melakukan kerja sama dengan pihak manapun terkait pengelolaan tambang. Informasi yang menyebut adanya WNA yang mendanai aktivitas PETI di wilayah ini tidak benar,” tegas Hafid.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved