Breaking News:

Syair Gulung Kebudayaan Khas Ketapang Bisa Mendunia

Berkembangnya teknologi informasi dan fenomena kebudayaan modern, akan menggerus syair gulung dilupakan oleh generasi muda.  

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Mahmud seorang Maestro Syair Gulung sedang mengadakan seminar di SMPN 1 Ketapang, dan diikuti oleh Kelompok Keahlian Literasi, Media, dan Budaya ITB belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Syair gulung merupakan sebuah kebudayaan khas dari Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, adalah suatu aset milik daerah yang perlu terus dilestarikan dan diketahui oleh banyak orang terutama pada generasi muda saat ini. 

Berkembangnya teknologi informasi dan fenomena kebudayaan modern, akan menggerus syair gulung dilupakan oleh generasi muda.  

Dalam menjawab tantangan tersebut, Institut Teknologi Bandung pada 2 - 8 Juni 2021, melalui Kelompok Keilmuan Literasi, Media, dan Budaya, FSRD ITB yang diketuai oleh Dr. Tri Sulistyaningtyas, M.Hum dan beberapa anggota penelitian lainnya yaitu RR. Sri Wachyuni, M.Psi., Dr. Dana Waskita, M.App.Ling., Yani Suryani, M.Hum, Dzikri Maulana Amirullah, S.Hum., didampingi narasumber Adi Supriadi, M.M., mengadakan penelitian. 

Baca juga: Komunitas Perajin Sulam Tali dan Anyaman Pandan Ketapang Dibekali Kemampuan Branding Produk

Penelitian ini mendapatkan pendanaan P2MI FSRD ITB. Bertajuk Syair Gulung dengan tujuan untuk pemertahanan budaya daerah yang hampir punah karena bersaing dengan kebudayaan modern, khususnya pada generasi muda di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. 

Dalam penelitian ini, sebagai langkah awal tim menemui beberapa pakar sebagai narasumber bahkan maestro Syair Gulung sendiri, yaitu Bapak Mahmud Mursalin, M.Pd.I. 

Beberapa daerah di Kabupaten Ketapang ini melalui pegiat budaya Melayu, seperti Mustakar, S.Pd.I, Rahmat Hidayat ketua Sanggar Betuah dari Pesaguan, Dian dari Sandai melestarikan budaya Syair Gulung ini pada generasi muda. 

Bahkan, beberapa sekolah seperti MAN 1 Ketapang, SMAN 1 Sandai bergiat melestarikan budaya Syair Gulung melalui kegiatan esktrakurikuler hingga mengukir prestasi. 

SMPN 1 Ketapang pun melakukan seminar yang membahas Budaya Syair Gulung ini.   

Pada pertemuan tersebut, terdapat potensi untuk mempertahankan budaya syair gulung ini melalui digitalisasi, misalnya film animasi, literasi buku anak, film yang dapat disebarluaskan melalui kanal-kanal digital. 

Bukan tidak mungkin budaya Syair Gulung ini dapat menasional bahkan menginternasional. Selain itu, melalui mata kuliah Ilustrasi Buku Anak, di FSRD ITB dapat diperkenalkan pada mahasiswa salah satu kekayaan budaya di Indonesia, yaitu Budaya Syair Gulung untuk ilustrasikan dalam bentuk buku sehingga dapat tersebar lebih luas di masyarakat Indonesia dan internasional. 

Syair Gulung ini banyak memberikan pembelajaran mengenai nilai-nilai yang dapat membangun karakter anak bangsa.  

“Mengenalkan bentuk lain tentang syair gulung, diharapkan dapat meningkatkan daya tarik  bagi masyarakat Ketapang serta anak muda di Indonesia untuk terus melestarikan syair gulung," ujar Sulistyaningtyas. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Ketapang)

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved