Breaking News:

Kecelakaan di Tugu Digulis

Truk Pengangkut Sampah Masuk Kolam Tugu Digulis, Wali Kota Edi: Kendaraan itu Terbang dan Nabrak

"Mendapat informasi itu saya langsung datang ke lokasi. Kendaraan itu terbang nabrak, dari arah luar kota kecepatannya diperkirakan pasti diatas 60 ki

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD ROKIB
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satu unit kendaraan roda empat atau mobil truk pengangkut sampak milik Pemkot Pontianak nyemplung ke kolam taman bundaran Bambu Runcing, Jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Senin 7 Juni 2021 pagi.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, ketika mendapatkan informasi tersebut dirinya langsung menuju lokasi kejadian.

Edi menerangkan, berdasarkan informasi yang didapat truk pengangkut sampah tersebut dari arah luar kota Pontianak diduga melaju dengan kecepatan tinggi.

"Mendapat informasi itu saya langsung datang ke lokasi. Kendaraan itu terbang nabrak, dari arah luar kota kecepatannya diperkirakan pasti diatas 60 kilometer perjam. Karena yang rusak terep (turap), tapi tanaman utuh, enggak rusak. Artinya dia terbang, lompat nyemplung," ujarnya, Senin 7 Juni 2021.

Kemudian Edi mengatakan, bahwa sopir truk pengangkut sampah tersebut mengalami cidera bagian kepala dan lecet.

Baca juga: BREAKING NEWS - Truk Pengangkut Sampah Masuk ke Kolam Air Mancur Tugu Digulis Pontianak

"Langsung dibawa kerumah sakit Untan," katanya.

Hingga saat ini pun, Edi mengungkapkan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan tentang penyebab terjadinya kecelakaan tunggal itu.

"Sekarang kita sedang selidiki penyebabnya, apakah ada lenyebab teknis misalnya rem blong atau faktor manusianya. Misalnya ngantuk atau lain. Kita tes urin juga penyebab lainnya, sakit dan lain sebagainya ini belum mendapat hasil," kata Edi.

Namun dirinya memastikan dari informasi yang didapat bahwa kendaraan tersebut sudah dilakukan evakuasi.

Terkait dengan kerusakan taman, dikatakan Edi, sepatutnya harus dilakukan perbaikan agar bisa berfungsi kembali sebagaimana mestinya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved