WADUH! Bumi Berputar Lebih Cepat, Apa Penyebabnya ?

berputar lebih cepat daripada kapan pun dalam 50 tahun terakhir. Faktanya, rekor 28 hari terpendek semuanya terjadi selama tahun 2020. Apa penyebabnya

Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA VIA KONTAN.CO.ID
WADUH! Bumi Berputar Lebih Cepat / ILUSTRASI. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Putaran rotasi bumi kian cepat !

Apakah ini sebuah anomali yang menjelaskan kenapa dalam satu hari terasa lebih cepat berlalu ?

Selama ini, para ilmuwan mendefinisikan waktu satu hari itu 86.400 detik atau setara 24 jam, waktu yang dibutuhkan Planet Bumi untuk berotasi sekali.

Namun dalam sejarahnya, Bumi tidak berotasi secara sempurna dan seragam seperti waktu tersebut.

Rotasi Bumi sebenarnya melambat sehingga rata-rata panjang hari meningkat sekitar 1,8 milidetik per abad.

Baca juga: Frank & co. Buka Gerai di Gaia Bumi Raya City Mall, Tawarkan Koleksi dan Promo Berlian Terbaik

Ini berarti bahwa 600 juta tahun yang lalu, waktu dalam satu hari hanya berlangsung selama 21 jam.

Namun, bumi baru-baru ini dilaporkan berputar lebih cepat.

Dikutip dari laman Kontan.co.id yang melansir Science Focus, Rabu 2 Juni 2021, variasi panjang hari disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk efek pasang surut Bulan dan Matahari, kopling inti-mantel di dalam Bumi, dan distribusi massa keseluruhan di planet ini.

Aktivitas seismik, glasiasi, cuaca, lautan, dan medan magnet bumi juga dapat memengaruhi panjang hari.

Pada tahun 2020 para ilmuwan membuat penemuan yang mengejutkan.

Baca juga: Link Twibbon Ucapan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021, Diperingati Tanggal ?

Mereka menemukan bahwa, alih-alih melambat, Bumi malah mulai berputar lebih cepat.

Sekarang berputar lebih cepat daripada kapan pun dalam 50 tahun terakhir.

Faktanya, rekor 28 hari terpendek semuanya terjadi selama tahun 2020.

Sampai saat ini, para ilmuwan tidak sepenuhnya yakin apa yang menyebabkan peningkatan laju rotasi Bumi ini.

Tetapi beberapa orang berpendapat bahwa hal itu mungkin disebabkan oleh mencairnya gletser selama abad ke-20.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved