Cona Ajak Budayakan Gaya Hidup Sehat dengan Olahraga Rutin

berharap dapat membantu memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat di Kabupaten Kayong Utara. Menuju Indonesia Sehat tahun 2024 nanti.

Editor: Nina Soraya
TRIBUN/DOK
Pelatih sanggar senam, Cona (dua kanan) bersama rekan-rekan sanggar senam binaannya, di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SUKADANA - Menanamkan gaya hidup sehat dengan berolahraga tentulah hal yang baik yang harus terus dilakukan.

Hal ini lah yang dilakukan oleh Cona (58), seorang pelatih senam aerobik pertama di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, yang tetap eksis hingga kini.

Diskusikan Contoh Kegiatan Olahraga Lain yang Mencerminkan Sikap Persatuan dalam Keberagaman!

Dia menuturkan awal terjun menjadi pelatih senam, dimulai pada 2009 lalu.

Awalnya dirinya mengikuti suaminya pindah tugas ke Sukadana, melatih di Koramil pada tahun 2009 lalu.

Waktu itu bayaran yang dipungut hanya Rp 3.000 per orang.

Pemkab Bengkayang Serius Tangani Fasilitas Olahraga yang Belum Memadai

Cona bahkan pernah melatih senam perempuan-perempuan Amerika dan Eropa dari Yayasan Asri.

Tahun 2010, Cona mendirikan Sanggar Senam Cona di rumahnya Jl. Pantai Pulau Datok, Sukadana.

Setiap harinya, Cona bergiliran dengan instruktur-instruktur lain melatih senam di sanggarnya selama satu jam dengan tarif Rp 10.000 per orang.

PDI-P: Raperda Pembinaan Olahraga Prestasi Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Atlet

“Saya bahagia melihat beberapa anggota sanggar senam ini semakin meningkat kesehatan dan staminanya dari waktu ke waktu. Sudah banyak yang berat badannya turun drastis dalam beberapa bulan. Asalkan mau fokus latihan minimal tiga kali seminggu aja,” ujar ibu empat anak dan nenek delapan cucu ini.

 Selain di sanggar, Cona rutin melatih setiap minggunya di Simpang Hilr dan sering diundang untuk melatih senam antara lain oleh kantor-kantor dinas setempat, Hotel Mahkota Kayong, Puskesmas, organisasi wanita salah satu partai politik dan masih banyak lagi.

Sambut Hari Kemasyarakatan ke-57, Rutan Kelas IIA Pontianak Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Cona juga pernah dikirim untuk mengikuti pelatihan senam di Pontianak dan luar Kalbar oleh Pemda setempat.

“Saya ini sampai pernah dikira memakai obat-obatan saking lincahnya saat melatih senam. Anggota sanggar saya banyak yang terheran-heran melihat saya yang sudah setua ini lebih lincah dari instuktur-instruktur yang jauh lebih muda. Padahal rahasianya hanya olahrga rutin saja. Kalau tidak olahraga, badan saya sakit semua,” ujarnya.

Wabup Sintang Sudiyanto Ajak Semua Pihak Majukan Bidang Olahraga

Terakhir, Cona berharap dapat membantu memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat di Kabupaten Kayong Utara. Menuju Indonesia Sehat tahun 2024 nanti.

Satu di antara warga Sukadana yang rutin ikut senam di sanggar tersebut, Septiani, mengatakan banyak manfaat dari senam rutin yang dilakukan.

Bupati Jarot Minta KONI Sintang Perkuat Olahraga Rakyat

Selain tubuh lebih sehat, bahkan untuk perempuan yang ingin menurunkan berat badan, senam rutin sangat disarankan.

"Waktu Januari lalu berat saya masih 72 kg. Bulan April sudah 66 kg. Padahal saya tidak diet. Hanya rutin ikut senam aerobik dan zumba dan BL di Sanggar Cona saja," ujarnya yang berprofesi guru tersebut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved