Breaking News:

PDI-P: Raperda Pembinaan Olahraga Prestasi Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Atlet

Kata dia, dengan adanya Perda tersebut, maka diharapkan juga ada perbaikan di sisi sarana dan prasarana agar para atlet bisa berlatih dengan baik.

TRIBUNPONTIANAK/M WAWAN GUNAWAN
Pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sambas, dengan agenda mendengarkan pandangan Fraksi-fraksi terkait dua buah Raperda usulan DPRD Kabupaten Sambas, Kamis 8 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Efendi mengatakan Raperda tentang Pembinaan Olahraga Prestasi di Kabupaten diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para atlet di Sambas.

Hal itu dia sampaikan pada saat Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas dengan agenda mendengarkan pandangan Fraksi-fraksi tentang dua Perda inisiatif DPRD Kabupaten Sambas.

"Raperda ini diharapkan dapat memperbaiki dan mengangkat potensi SDM khususnya di bidang olahraga di Kabupaten Sambas," ujarnya, Kamis 8 April 2021.

Kata dia, dengan adanya Perda tersebut, maka diharapkan juga ada perbaikan di sisi sarana dan prasarana agar para atlet bisa berlatih dengan baik.

"Sarana dan prasarana menjadi hal yang mesti di tingkatkan agar bisa berlatih dengan baik," katanya.

Baca juga: Pembangunan Perbatasan di Sambas Diharap Tak Hanya Sekedar Wacana

Selain itu kata dia, pendidikan dasar juga mesti diperhatikan oleh pelaksana kebijakan. Kata dia, dengan begitu masa depan dan pendidikannya akan terjamin.

"Peningkatan pendidikan olahraga juga mesti jadi perhatian, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Sehingga diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan atlet dan pelatih sehingga bisa membawa kemajuan bagi Kabupaten Sambas," ungkapnya.

Sementara itu, untuk Perda perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan maka diminta untuk memperhatikan ruang terbuka hijau.

"Untuk Raperda tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, perlu diperhatikan juga tentang ruang terbuka hijau. Ini mesti di maknai dengan dampak jangka panjang dengan ketersediaan lahan pertanian yang cukup," tutupnya. (*)

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved