Wabup Sintang Sudiyanto Ajak Semua Pihak Majukan Bidang Olahraga
Bicara dana pembinaan olahraga, Sudiyanto melihat sejauh ini masih jauh dari kata cukup. Akan tetapi, dengan dana yang cukup, tidak ada jaminan presta
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto mengatakan maju mundurnya bidang olahraga di Kabupaten Sintang, tergantung pengurus dan dan dukungan pemerintah. Oleh sebab itu, dia mengajak pengurus olahraga, para atlit untuk bertekad bersama memajukan olahraga meski ditengah keterbatasan dana dan fasilitasnya.
“Memang saya nih masih baru, jadi masih harus belajar dengan semuanya pengurus cabang yang lain. Kita punya tanggungjawab bersama, sebab maju mundurnya olahraga di Kabupaten Sintang, ini terntu tanggungjawab kita semua. termasuk saya,” kata Sudiyanto.
Sudiyanto tidak memasang target tinggi dengan capaian para atlit olahraga saat berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar yang akan rencananya digelar pada 2022 mendatang. Baginya, mempertahankan posisi rangking lima pada Porprov tahun 2018, sudah sangat baik.
Baca juga: Penyebab Truk Tangki Terbakar dan Meledak Saat Sedang Dikemudikan Oleh Okta Sang Sopir di Sintang
“Kita pernah rangking lima besar saat Porprov. Paling tidak lima itu harus kita pertahankan, lah. Kalau masuk sampai 3 besar, itu syukur. Tapi kalau bertahan mampu sampai di lima besar, kita masih posisi bagus, stabil,” katanya.
Bicara dana pembinaan olahraga, Sudiyanto melihat sejauh ini masih jauh dari kata cukup. Akan tetapi, dengan dana yang cukup, tidak ada jaminan prestasi baik.
“Kadang-kadang, kita harus menyadari, olahraga itu harus dilaksankan dengan hati. Maka saya yakin olahraga sehat untuk kita juga, membawa nama kabupaten tentunya, ya sudah barang tentu ini menjadi tangungjawab bersama oleh kita,” ungkapnya.
Keterbatasan sarana dan prasarana juga diharapkan Sudiyanto tidak menjadikan para atlit berkecil hati. Pemerintah kedepannya, akan terus berupaya untuk memperhatikan bidang olahraga.
“Sarana yang masih terbatas, karena kekurangan keterbatasan kita. ,Sekarang, gor sudah punya, lalu lapangan tenis meja sudah, bulu tangkis, yang lain juga sudah ada. Cabor yang belum ada, saya pikir itu tidak jadi alasan, mari kita mulai. Untuk gedung Forki, saya sudah coba berkominkasi, saya masih cari asset pemda, di man bisa dibangun gedungnya. Dalam gotong royong saya pikir 2-3 tahun kedepan bisa jadi. Pekerjaan tidak mudah dan tidak gampang, saya berharap periode kami paling tidak walaupun diusia 60 an, tetapi bidang olahraga tetap masih jaya,” harapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/wakil-bupati-sintang-sudiyanto-3243.jpg)