Breaking News:

Open House Ditiadakan, Wako Pontianak Jalin Silaturahmi Secara Virtual

Wali Kota Pontianak , Edi Rusdi Kamtono pada lebaran ini menjalin silaturahmi secara virtual dengan keluarga dan pejabat-pejabat lainnya. Dan termasuk

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wali Kota Pontianak, didampingi istrinya Yanieta Arbiastutie menjalin silaturahmi secara virtual dengan keluarga dan pejabat-pejabat lainnya. Dan termasuk salah satu yang di sapa dalam panggilan video call dalam telepon selulernya itu adalah kepala daerah yakni Bupati Sintang Jarot Winarno, Kamis 13 Mei 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Open House di jajaran Pemerintah Kota Pontianak yang biasa digelar setiap Hari Raya Idul Fitri, namun tahun ini ditiadakan lantaran masih dalam pandemi covid-19. Untuk itu, ditiadakannya open house tersebut untuk mencegah penyebaran covid-19.

Kendati, lebaran tahun ini masih dalam pandemi dan open house ditiadakan. Namun tidak menyuruti nilai silaturahmi bagi Wali Kota Pontianak.

Sebagaimana, Wali Kota Pontianak , Edi Rusdi Kamtono pada lebaran ini menjalin silaturahmi secara virtual dengan keluarga dan pejabat-pejabat lainnya. Dan termasuk salah satu yang di sapa dalam panggilan video call dalam telepon selulernya itu adalah kepala daerah yakni Bupati Sintang Jarot Winarno.

Baca juga: Kapolresta Pontianak Imbau Masyarakat Patuhi Prokes Saat Lebaran

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, silaturahmi yang dilakukan dengan keluarga dan kerabat secara virtual melalui video call merupakan alternatif atau pengganti silaturahmi secara langsung.

Karena masih pandemi, menurutnya semua pihak bisa memanfaatkan teknologi yang ada untuk menjadi wadah silaturahmi.

Tampak pada video call dengan Bupati Sintang, Jarot Winarno. Mereka saling bertegur sapa, mengucapkan selamat hari raya idul Fitri dan saling memaaf-maafkan.

"Apa kabar Pak Jarot, saya beserta keluarga mohon maaf lahir dan batin ya," ucap Edi Rusdi Kamtono didampingi istrinya Yanieta Arbiastutie dalam video call saat video call dengan Bupati Sintang, Kamis 13 Mei 2021.

Edi menerangkan, kondisi pandemi yang dirasakan semua lapisan masyarakat, memberi pelajaran kepada semua pihak untuk tetap bersabar dan menahan diri serta berikhtiar dalam mencegah penyebaran covid-19.

Untuk itu, pihaknya memberikan contoh kepada masyarakat luas akan pentingnya melakukan pencegahan penyebaran covid-19.

"Silaturahmi dalam kondisi sekarang ini meskipun tidak dilakukan tatap muka langsung, melainkan lewat perangkat komunikasi, namun tidak mengurangi nilai silaturahmi. Saya rasa tidak mengurangi makna halal bihalal kita," kata Edi.

Adanya kebijakan pemerintah pusat yang melarang mudik, membuat mereka yang berada jauh dari kampung halaman tidak bisa bertemu dengan keluarga. Sehingga silaturahmi secara virtual menjadi alternatif untuk menghilangkan rasa kerinduan

"Silaturahmi secara virtual ini setidaknya mengobati rasa rindu pada orang-orang yang kita cintai," pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved