Breaking News:

Idul Fitri 2021

Cara Doa Ziarah Kubur ke Makam Orang Tua Menurut Adab-adab Islami Saat Hari Raya Idul Fitri 2021

Praktik mengunjungi pemakaman yang lazim dikenal ziarah kubur sebenarnya tidak hanya dilakukan di Indonesia saja.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Sejumlah warga melakukan ziarah kubur di Pemakaman Muslimin Danau Sentarum di Jalan Danau Sentarum, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu 19 April 2020 sore. Ziarah kubur merupakan tradisi yang terus masyarakat lakukan mendekati bulan suci Ramadan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pemerintah menetapkan hari raya idul fitri 2021 pada Kamis 13 Mei 2021.

Menjelang lebaran tradisi ziarah atau mengunjungi makam kerap dilakukan masyarakat di Indonesia.

Praktik mengunjungi pemakaman yang lazim dikenal ziarah kubur sebenarnya tidak hanya dilakukan di Indonesia saja.

Hampir seluruh kebudayaan di dunia memiliki ritual untuk menghormati leluhur yang telah meninggal, diiringi dengan pemanjatan doa serta praktik lainnya.

Lantas, sejak kapan tradisi ini terpelihara?

Apa pula yang mendasari nenek moyang melakukan ritus tersebut?

Serta, bagaimana ritus tersebut bisa mempengaruhi kehidupan manusia?

Mengutip kompas.com, pada kebudayaan klasik Yunani dan Romawi kuno, ziarah kubur dikenal istilah memento mori, yang secara harfiah berarti ‘ingatlah akan kematian’.

Hal ini serupa dengan berbagai praktik untuk mengunjungi pemakaman dan penghormatan terhadap leluhur di kebudayaan lainnya, yakni untuk mengingat bahwa kehidupan suatu saat akan berakhir.

Kematian merupakan subjek yang umum dibicarakan, karena dapat dijumpai hampir setiap harinya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved