Breaking News:

Oknum Anggota DPRD Ketapang yang Ditetapkan Tersangka Tak Kembalikan Kerugian Negara

"Pengembaliannya pada Rabu 5 Mei kemarin. Jumlah uang yang dikembalikan melalui Bank Mandiri senilai Rp 229 juta," kata Agus Supriyanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Proses Pengembalian Kerugian Negara oleh Tersangka Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Desa Bantan Sari, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang. Foto istimewa 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Anggota DPRD Ketapang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) Bantan Sari, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang berinisial LH diketahui tidak mengembalikan kerugian negara atas perbuatannya bersama Bendahara Desa berinisial PWH.

Hal itu terungkap saat pengembalian kerugian negara oleh kuasa hukum kedua tersangka yang dititipkan melalui Bank Mandiri di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang pada Rabu 5 Mei 2021.

Kepala Kejaksaan (Kajari) Ketapang Alamsyah melalui Kasi Intel Kejari Ketapang Agus Supriyanto membenarkan adanya pengembalian kerugian negara sebagai uang titipan.

Namun baru dilakukan PWH melalui kuasa hukumnya, sesuai berita acara pengembalian kerugian negara.

Baca juga: Tidak Kembalikan Kerugian Negera, Kuasa Hukum LH : Pelaksananya Bendahara

"Pengembaliannya pada Rabu 5 Mei kemarin. Jumlah uang yang dikembalikan melalui Bank Mandiri senilai Rp 229 juta," kata Agus Supriyanto, Jumat 7 Mei 2021.

Meski demikian, Agus menegaskan, pengembalian kerugian negara tidak menghilangkan pidana tersangka.

"Ini kita lihat sebagai upaya kooperatif tersangka dalam proses hukum yang sedang berlangsung," pungkasnya. (*)

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved