Breaking News:

Tidak Kembalikan Kerugian Negera, Kuasa Hukum LH : Pelaksananya Bendahara

"Namun sebagai warga negara yang taat hukum tersangka PT secara inisiatif menitipkan sejumlah uang tersebut," tandasnya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Proses Pengembalian Kerugian Negara oleh Tersangka Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Desa Bantan Sari, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang. Foto istimewa 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Kuasa hukum LH dan PT tersangka kasus dugaan penyelewengan Dana Desa Bantan Sari, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang R. Suryadi Ranik menegaskan kalau pengembalian kerugian negara bukan dilakukan oleh tersangka LH melainkan hanya dilakukan PT selaku bendahara desa Bantan Sari.

"Yang mengembalikan bendahara karena secara pelaksanaannya bendahara yang melakukan. Sedangkan saudara LH hanya tau menandatangani saja sehingga tidak merasa ada pernah merugikan negara," kata Suryadi, Jumat 7 Mei 2021.

Menurut Suryadi, mana mungkin tersangka LH mengembalikan kerugian negara sedangkan yang bersangkutan tidak memahami persoalan yang ada.

Karena, secara teknis pelaksanaan dilapangan dilakukan sepenuhnya oleh bendahara desa.

Baca juga: Oknum Dewan Ketapang Segera Disidangkan di Pengadilan Tipikor Pontianak

Untuk itu, lanjut Suryadi, persoalan hukum terhadap kedua kliennya belum bisa dikatakan sudah terjadi kerugian negara karena masih ada proses di pengadilan untuk dibuktikan.

"Namun sebagai warga negara yang taat hukum tersangka PT secara inisiatif menitipkan sejumlah uang tersebut," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, kuasa hukum kedua tersangka melakukan pengembalian keuangan negara yang dititipkan melalui Bank Mandiri di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang pada Rabu 5 Mei 2021. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved