Ramadhan 2021
Tata Cara I'tikaf di Akhir Ramadhan dan Bacaan Niat Iktikaf, Ada Syarat yang Harus Dipenuhi
Mulai dari mengenali apa itu Iktikaf hingga apa saja syarat dan amalan yang dilakukaan saat Iktikaf.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bagi kamu yang akan melakukan Iktikaf sebaiknya pahami dulu semua hal berkaitan dengan ibadah ini.
Mulai dari mengenali apa itu Iktikaf hingga apa saja syarat dan amalan yang dilakukaan saat Iktikaf.
Dalam kamus besar bahasa Indonesia, I'tikaf atau iktikaf adalah diam beberapa waktu di dalam masjid sebagai suatu ibadah dengan syarat-syarat tertentu (sambil menjauhkan pikiran dari keduniaan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan).
I’tikaf merupakan sunnah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah dengan sungguh-sunguh.
Banyak hadits-hadits yang menunjukkan bahwa Rasulullah SAW sering melakukan i’tikaf sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan.
Baca juga: Bolehkah Bekam Saat Sedang Berpuasa?
Bahkan menjelang wafatnya beliau, Rasulullah melakukan i’tikaf selama dua puluh hari terakhir Ramadhan .
Kemudian hal itupun diikuti oleh para istri nabi saw setelah beliau wafat.
Dari Aisyah ra:
“Rasulullah melakukan i’tikaf setiap bulan Ramadhan selama sepuluh hari, maka ketika di tahun menjelang wafatnya, Rasulullah beri’tikaf dua puluh hari. Dan istri-istrinya beri’tikaf setelah itu.”( HR. Bukhori dan Muslim).
Baca juga: Cara Mendapatkan Malam Lailatul Qadar bagi Wanita Haid di 10 Hari Terakhir Ramadhan
Hal senada juga disampaikan oleh Ibnu Umar, ra berkata:
“Rasulullah melakukan i’tikaf sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan ” (HR. Bukhori dan Muslim).
Lantas, apa keutamaan melaksanakan i'tikaf?
Di antara keutamaan i’tikaf, selain ia merupakan sunnah yang dicontohkan baginda Rasulullah, sesungguhnya I’tikaf memiliki keutamaan yang sangat besar.
Pertama, menjauhkan diri dari neraka. Dari ibnu Abbas ra:
Baca juga: Kapan Malam Lailatul Qadar 2021? Simak Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadhan
“Barang siapa beri’tikaf satu hari karena mengharap keridhoan Allah, Allah akan menjadikan jarak antara dirinya dan api neraka sejauh tiga parit, setiap parit sejauh jarak timur dan barat” (HR. Thabrani, Baihaqi dan dishohihkan oleh Imam Hakim).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/iktikaf_20180613_225627.jpg)