Anak Panti Amal Jariyah Setiap Hari Khatamkan Al Quran
Ketua Yayasan Panti Asuhan Amal Jariyah, Madun Jamani mengatakan, setiap harinya anak-anak bisa mengkhatamkan Al Qur'an 30 juz.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Selama bulan Ramadan, saat memasuki area Panti Asuhan Amal Jariyah di Rasau Jaya, Kubu Raya akan terdengar suara anak-anak panti yang sedang tadarus Qur'an.
Hal ini dilakukan anak-anak penghuni panti secara bergantian, dan targetnya setiap anak membaca Qur'an satu juz.
Ketua Yayasan Panti Asuhan Amal Jariyah, Madun Jamani mengatakan, setiap harinya anak-anak bisa mengkhatamkan Al Qur'an 30 juz.
"Walaupun disini mereka bukan santri, tetapi alhamdulillah setiap hari bisa khatam Al Qur'an. Secara bergiliran anak-anak membaca satu juz per anak," ujarnya, Rabu 5 Mei 2021.
Baca juga: Mutiara Ramadhan - Puasa dan Latihan Memimpin Diri
Untuk mengkhatamkan Qur'an tak jarang mereka tadarus sampai larut malam dan bahkan lanjut pada sepertiga malam akhir.
"Mereka baca Quran ada yang sampai larut malam, bahkan lanjut pada sepertiga malam yang akhir," jelas Madun.
Diakui, pihak yayasan mendapat dukungan penuh dari da'i-da'i LDII khususnya pendidikan agama.
"Disini sangat kurang guru agama. Jadi begitu kenal dengan salah satu da'i LDII, akhirnya didukung penuh, dan anak-anak secara kontinyu belajar membaca Qur'an," kata dia.
"Alhamdulillah anak panti sini rata-rata sudah lancar baca Qur'an secara tartil baik makhraj maupun tajwid," tegasnya.
Selain itu anak-anak bukan hanya belajar baca Qur'an, tetapi sekarang sudah belajar tafsir Qur'an dan beberapa kitab.
"Saat ini seminggu tiga kali ada kajian tafsir Al Qur'an dan beberapa kitab Al Hadist, dan semua disampaikan dai dari LDII," imbuh Madun.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto membenarkan jika tiga orang da'i secara khusus membantu pembinaan keagamaan untuk para anak Panti Asuhan Amal Jariyah.
"Benar, ada dai kita (LDII) yang terjadwal dan secara khusus mengajar agama di panti," ujar dia setelah melakukan silaturahim di Panti Asuhan Amal Jariyah baru-baru ini.
Tujuannya tidak lain agar pembinaan karakter bisa berjalan dan menjadi generasi yang alim faqih dan berakhalaqul karimah.
"Core business LDII itu dakwah dan pembinaan SDM. Maka tatkala dimintai bantuan dai dari panti, langsung kita support," tegasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/505-tadarusan-quran-anak-anak.jpg)