Pengirim Sate Beracun Terancam Hukuman Mati, Pembunuhan Berencana Sate Sianida Terungkap

Polisi mengaku sudah menemukan perempuan yang mengirimkan sate dicampur racun yang sedianya...

Editor: Mirna Tribun
kolase TribunJatim.com
Pengirim Sate Beracun Terancam Hukuman Mati. 

Namun demikian, Timbul belum memastikan sudah berapa lama T bertugas sebagai penyidik di Satreskrim Polresta Yogyakarta.

"Kalau itu belum tahu pasti, yang jelas dia sudah senior," tegasnya.

Menurut Timbul, selama mengabdi di jajaran Satreskrim Polresta Yogyakarta, T dikenal ramah dan baik kepada siapa pun.

Ia cukup terkejut lantaran ada seseorang yang mengirim paket sate beracun ke rumahnya, yang pada akhirnya justru salah sasaran dan menelan korban bocah berusia 8 tahun.

"Dia dikenal ramah, dan biasa-biasa saja dengan rekan-rekan di Polresta. Kalau untuk alasan mengapa dikirimi sate beracun ya itu kewenangan penyidik yang menangani," katanya.

Baca juga: PENGIRIM Sate Beracun Ditangkap, Dibalik Sate Sianida Terkuak Kejahatan Wanita Pengirim Sate Beracun

Analisis Kriminolog

Kriminolog Universitas Gajah Mada (UGM) Suprapto menyimpulkan pengirim paket sate beracun yang menewaskan bocah warga Bangunharjo, Sewon, Kabupaten Bantul, Minggu 25 April 2021 lalu, murni upaya pembunuhan berencana.

Menurutnya, jika melihat dari kronologi yang ramai diberitakan oleh media selama ini, Suprapto menilai pelaku yang hendak meracuni korbannya itu sangat berhati-hati.

Analisanya, perempuan tak dikenal yang meminta kepada Bandiman seorang driver ojol yang anaknya kini menjadi korban salah sasaran satai beracun itu berusaha menghilangkan jejak dengan cara meminta Bandiman mengantarkan paket dengan cara offline.

"Jelas dia punya motif membunuh, atau paling tidak meracuni korbannya. Sangat berhati-hati dengan cara memesan jasa offline kepada driver ojol itu," katanya, kepada Tribun Jogja, Minggu 2 Mei 2021.

Ia menambahkan, keputusan penerima paket untuk menolak pemberian paket misterius sangat tepat.

Terbukti target yang diketahui sebagai penyidik senior di Satreskrim Polresta Yogyakarta itu sedang diincar oleh pelaku.

Pembunuhan Berencana

Suprapto mengaku sangat mengikuti kasus tersebut.

Ia pun yakin jika peristiwa yang menewaskan bocah berusia 8 tahun itu merupakan upaya pembunuhan berencana oleh pelaku.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved