Breaking News:

Muspimda dan Harlah Sukses Digelar, Berikut Rekomendasi PKC PMII Kalbar atas Isu Lokal dan Nasional

Pertama, mendorong PB PMII dan IKA PMII (Provinsi, Kabupaten/Kota) mendistribusikan kader berprestasi di daerah-daerah.

TRIBUN PONTIANAK/ Ro
Ketua PKC Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Barat, Mu'amar Kadafi (kiri). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) sekaligus Harlah PMII ke-61 telah sukses digelar.

Hasil dari Muspimda PKC PMII Kalbar Rekomendasikan Hasil Kesepakatan bersama pada Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda), baik isu lokal maupun isu nasional.

Adapun rekomendasi tersebut diantaranya sebagai berikut:

Pertama, mendorong PB PMII dan IKA PMII (Provinsi, Kabupaten/Kota) mendistribusikan kader berprestasi di daerah-daerah.

Kedua, PMII se-Kalimantan Barat mendukung kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro untuk meminimalisir dan mencegah penularan Covid-19.

Ketiga, PMII juga mendukung adanya May Day tanpa adanya kerumunan masa.

Baca juga: PMII se-Kalimantan Barat Dukung Kebijakan PPKM Mikro

Kadafi memastikan PMII tidak akan ada menggelar aksi kecuali secara online.

"Jangan ada aksi kelapangan, karena pandemi masih berlangsung. Kecuali ada aksi secara online," katanya.

Hal tersebut disampaikannya saat acara Muspimda sekaligus harlah PMII ke-61 tahun dengan tema "Refleksi 61 Tahun PMII Untuk Negeri", di Hotel Merpati jalan Imam Bonjol Pontianak Kalimantan Barat, pada 27 April 2021.

Keempat, PMII Kalbar juga mendorong PB PMII mengajukan yudicial review jika ada kebijakan yang merugikan buruh.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved