Ramadan 2021

Cara Membuat Es Buah Untuk Buka Puasa, Menu Buka Puasa yang Segar

Tidak perlu memakai santan ataupun susu. Bahan siropnya bisa dibuat dari air gula dan perasan jeruk lemon.

Editor: Mirna Tribun
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Cara Membuat Es Buah Untuk Buka Puasa. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pengen minum yang segar-segar saat buka puasa nanti?

Anda bisa membuat es buah di rumah.

Cara membuat es buah ala rumahan cukup sederhana.

Tidak perlu memakai santan ataupun susu.

Baca juga: Resep Odading Anti Gagal, Makanan Untuk Buka Puasa Yang Enak

Bahan siropnya bisa dibuat dari air gula dan perasan jeruk lemon.

Sementara untuk buahnya bisa memakai semangka, melon, dan pepaya.

Jika tidak ada, kamu bisa menggunakan buah apapun yang ada di rumah.

Berikut resep es buah segar ala rumahan melansir dari "Step by Step 60 Resep Es Campur & Es Buah ala Sisca Soewitomo" oleh Sisca Soewitomo terbitan PT Gramedia Pustaka Utama.

Bahan-bahan:

300 gram pepaya

300 gram melon

Baca juga: RESEP SOSIS Solo, Menu Buka Puasa Rumahan, Rekomendasi Menu Buka Puasa Ramadhan 2021

300 gram semangka

Bahan sirop

250 gram gula pasir

50 ml air

1 buah jeruk lemon, peras airnya

Es batu secukupnya

Baca juga: KUMPULAN Resep Makanan Buka Puasa Tak Sampai Rp 20 Ribu, Masak Buka Puasa Praktis

Cara membuat es buah rumahan

1. Potong daging buah pepaya, melon, dan semangka dengan alat pemotong atau pisau. Bentuk bulat atau dadu kecil. Simpan dalam kulkas sampai dingin.

2. Buat sirop: Didihkan gula, air, dan air jeruk lemon hingga mengental. Angkat dan dinginkan. Simpan dalam kulkas.

3. Setelah buah dan sirop dingin, campur lalu aduk rata. Siapkan gelas, tuang ke dalamnya. Sajikan selagi dingin.

Manfaat Konsumsi Buah

Seperti dilansir NHS, untuk mendapatkan manfaat buah secara optimal, Anda perlu mengonsumsinya dalam jumlah cukup banyak.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Anda perlu makan lima porsi atau 400 gram buah dan sayur setiap hari untuk mencegah penyakit kronis.

Lantas, sebenarnya apa manfaat kita makan buah setiap hari dalam jumlah yang cukup banyak?

Baca juga: Menu Berbuka Puasa Sehat dan Murah, Kumpulan Resep Makanan Buka Puasa

1. Menjaga kesehatan jantung

Melansir laman Harvard School of Public Health, sejumlah studi meneliti kebiasaan makan banyak buah dan sayur.

Hasilnya, risiko orang meninggal dunia karena penyakit jantung turun empat persen untuk setiap penambahan satu porsi sayur dan buah per hari.

Studi lain mengamati kebiasaan 110.000 pria dan wanita yang menjalani diet sehat dan banyak doyan makan buah serta sayur.

Kelompok yang makan delapan porsi buah dan sayur per hari risikonya menderita penyakit jantung dan stroke bisa turun sampai 30 persen.

Sedangkan kelompok yang makan buah dan sayur lima porsi per hari, risikonya menderita penyakit jantung dan stroke bisa turun sampai 20 persen.

Kendati semua buah bisa mendatangkan manfaat kesehatan, namun buah yang paling berkontribusi untu jantung adalah jenis jeruk-jerukan seperti lemon, jeruk manis, limau, dan jeruk bali.

2. Menurunkan tekanan darah tinggi

Kebiasaan doyan makan buah dan sayur, membatasi asupan lemak, serta memilh protein sehat terbukti dapat menurunkan kadar tekanan darah.

Studi ini bahkan membuktikan, diet tinggi serat seperti buah ini bahkan tetap manjur menurunkan tekanan darah kendati konsumsi lemak dan proteinnya tidak dibatasi.

3. Mencegah penyakit kanker

Sejumlah studi membuktikan beberapa jenis buah dapat melindungi tubuh dari penyakit kanker.

Wanita yang belum menopause dan rajin makan buah paling tidak tiga porsi per hari terbukti memiliki risiko kanker payudara lebih rendah 25 persen ketimbang yang jarang makan buah.

Buah yang terbukti dapat menurunkan risiko kanker payudara di antaranya apel, pisang, anggur saat remaja dan jeruk ketika sudah dewasa.

Studi lain juga menunjukkan, makan tomat dapat melindungi pria dari kanker prostat.

Selain beberapa jenis buah di atas, konsumsi buah dan sayur yang beragam secara keseluruhan bisa mencegah penyakit kanker.

4. Mencegah diabetes

Beberapa penelitian membuktikan kebiasaan makan buah dapat bermanfaat untuk menurunkan risiko diabetes.

Dari hasil studi, konsumsi buah segar terutama blueberry, anggur, dan apel dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Studi lain di Finlandia menyebut, konsumsi buah beri-berian seperti stroberi, blueberry, blackberry, dan rasberi dapar mengurangi risiko diabetes tipe 2.

5. Mengurangi berat badan

Konsumsi rutin buah-buahan seperti beri-berian, apel, dan pir dapat membantu merunkan berat badan.

Namun perlu diingat, menambah asupan buah ke dalam menu harian tidak membantu menurunkan berat badan apabila Anda masih rajin makan roti, kerupuk, dan produk karbohidrat olahan lain.

6. Melancarkan pencernaan

Seperti sayuran, buah juga mengandung serat yang bisa menyerap air dan mengembang saat melewati saluran pencernaan.

Konsumsi buah juga dapat membantu kelancaran kinerja usus, sehingga bisa mencegah sembelit.

Selain itu, serat tak larut air dari buah juga bisa mengurangi tekanan di saluran pencernaan, sehingga mencegah penyakit diverticulosis.

7. Menjaga kesehatan mata

Rutin makan buah dapat membantu menjaga mata tetap sehat.

Selain itu, konsumsi buah-buahan juga bisa mencegah penyakit katarak dan degenerasi makula.

Kandungan antioksidan lutein dan zeaxanthin dalam buah adalah yang paling bertanggung jawab dalam memberikan perlindungan pada organ penglihatan.

Setelah mengetahui apa saja manfaat kita makan buah, tak ada lagi alasan untuk memasukkan lima porsi buah dalam asupan sehari-hari.

Sebagian Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Manfaat Makan Buah untuk Kesehatan"

Sebagian Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Resep Es Buah Rumahan Sederhana, Tanpa Susu dan Santan"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved