Breaking News:

SD Islam Al-Azhar 21 Pontianak Siap Laksanakan Ujian Sekolah Secara Daring 

Kepala Sekolah Dasar (SD) Islam Al-Azhar 21 Pontianak, Anika Ekasari  menjelaskan sesuai SE Disdik Kota Pontianak terkait pemberhentian belajar tatap

TRIBUNPONTIANAK/Hadi Sudirmansyah
SD Islam Al Azhar di Pontianak 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekolah Dasar (SD) Islam Al-Azhar 21 Pontianak akan melaksanakan ujian sekolah mulai 28 April sampai 4 Mei 2021 yang akan dilaksanakan secara daring. 

Kepala Sekolah Dasar (SD) Islam Al-Azhar 21 Pontianak, Anika Ekasari  menjelaskan sesuai SE Disdik Kota Pontianak terkait pemberhentian belajar tatap muka sudah ditindaklanjuti dengan melakukan kordinasi kepada panitia ujian, pengawas ruangan terkait pelaksanaan US yang berlangsung mulai besok dilakukan secara daring. 

“Tapi pada 21-23 April 2021 kita sudah lakukan ujian khusus Sekolah Alzhar yang  dilaksanakan secara luring. Jadi secara online 15 persen dan offline 80 persen. Ketika ada pemberhentian belajar tatap mula sebelum pelaksanaan US kita juga sudah siap,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Selasa 27 April 2021.

Baca juga: Pelaksanaan Ujian Sekolah di SDN 9 Sungai Raya dilanjutkan Secara Daring 

Ia mengatakan karena secara keseluruhan ujian sekolah di SD Islam Al-Azhar 21 Pontianak secara daring untuk soal ujian dikirim melalui Google Form dan pengerjaan dipantaui melalui zoom metting oleh tiap pengawas yang telah ditetapkan. 

“Jadi para siswa diberi waktu mulai pukul 08.00-10.00  WIB untuk mengisi soal ujisn di Google Form yang tetap di monitor melalui zoom metting. Jadi para siswa menggunakan dua HP atau menggunakan laptop dalam pelaksanan ujian,”ujarnya. 

Sebelum waktu pengisian dimulai 15 menit sebelumnya siswa harus sudah masuk zoom metting untuk persiapan dan berdoa, lalu setelah itu dilanjutkan pengisian soal dan dipantau oleh pengawas melalui zoom. 

“Total siswa kita yang ikut US sebanyak 102 orang yang dibagi menjadi enam ruangan dimana  maksimal dalam satu kelompok terdapat 17 orang siswa,”ujarnya.

Ia mengatakan saat pelaksanaan belajar secara daring kendala yang seting ditemukan ada siswa yang masih menggunakan kuota karena tidak mempunyai wifi,jaringan kurang bagus ketika tiba-tiba mati lampu. (*)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved