UPDATE Pencarian Kapal Selam Nanggala 402, Militer Singapura dan P-8 Poseidon Amerika Ambil Bagian
sedikitnya lima personel militer Singapura sudah merapat ke KRI dr Soeharso-990 guna membantu pencarian kapal selam KRI Nanggala-402.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Update pencarian kapal selam Nanggala 402 terus berlanjut pada Jumat 23 April 2021.
Terbaru, ‘tambahan kekuatan’ bantuan dari negara-negara luar juga turut ambil bagian dalam update pencarian kapal selam Nanggala 402 atau KRI Nanggala 402 hilang kontak ini.
Baru-baru ini, sedikitnya lima personel militer Singapura sudah merapat ke KRI dr Soeharso-990 guna membantu pencarian kapal selam KRI Nanggala-402.
Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Pusat Penerangan atau Kapuspen TNI, Mayjen TNI Achmad Riad.
Baca juga: UPDATE Berita KRI Nanggala - Kapal Selam Penyelamat Singapura Tiba Malam Ini, 10 Negara Siap Bantu
"Tim Angkatan Bersenjata Singapura berupa lima personel sudah on board di KRI Soeharso," ujar Achmad Riad dalam konferensi pers di Bali, dikutip dari kanal Youtube Puspen TNI, Jumat 23 April 2021.
Kehadiran lima personel militer Singapura ini sekaligus menanti kedatangan kapal penyelamat kapal selam milik Angkatan Laut Singapura (RSN) MV Swift Rescue.
MV Swift Rescue sendiri dijadwalkan akan tiba malam ini.
Baca juga: PETUNJUK Pencarian KRI Nanggala Adanya Daya Magnet Kuat & Minyak, Kapuspen: Semoga Segera Ditemukan
P-8 Poseidon Turut Bantu Pencarian KRI Nanggala 402
Selain itu, TNI juga sudah mendapat tambahan kekuatan dengan kehadiran tim dari pesawat P-8 Poseidon yang didatangkan dari Amerika Serikat (AS).
Sedangkan unit pesawatnya sendiri dijadwalkan tiba malam ini.
"Tim dari Poseidon yang nanti akan sebagai operator ataupun membantu P-8 Poseidon Amerika dari US Airforce yang mudah-mudahan bisa datang malam atau dini hari nanti, akan membantu proses pencarian,”
“Timnya sudah datang di sini, tadi untuk berkoordinasi," terang Achmad Riad.
Baca juga: BERAPA Jumlah Kapal Selam Indonesia ? | KRI Alugoro 405 Terbaru, KRI Nanggala 402 Buatan Mana ?
Tak hanya dari dua negara tersebut, bantuan dari Malaysia dan Australia juga segera merapat untuk membantu pencarian KRI Nanggala 402.
Sehingga pencarian KRI Nanggala 402 hilang kontak dan seluruh awak serta isi kapal selam Nanggala 402 tersebut diharapkan bisa segera lebih cepat ditemukan.
Adapun Malaysia mengirimkan MV Mega Bakti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/update-pencarian-kapal-selam-nanggala-402-militer-singapura-dan-p-8-poseidon-amerika-ambil-bagian.jpg)